Peresmian Gedung Sekretariat MA (8/12)
Oleh Hermansyah
Rabu, 08 Desember 2010 18:24

Akhirnya, Gedung Sekretariat MA Diresmikan

Jakarta l badilag.net

Ketua Mahkamah Agung Harifin A Tumpa meresmikan Gedung Sekretariat MA, Rabu (8/12/2010). Gedung ini terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kavling 58, Jakarta Pusat.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, dengan ini kami meresmikan gedung ini,” kata Harifin, di hadapan Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial, para Ketua Muda, para hakim agung, pejabat eselon I dan II, serta para undangan lainnya.

sd

Gedung Sekretariat MA terdiri dari 12 lantai. Gedung ini ditempati Ditjen Badilum, Ditjen Badilag, Ditjen Badimiltun, Badan Pengawasan serta Badan Penelitian dan Pengembangan MA. Pembangunan gedung ini dimulai sejak tahun 2007 lalu.

 

“Kepada kontraktor pelaksana dan seluruh jajaran sekretariat, atas nama pimpinan MA, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutur Harifin.

 

Gedung ini, menurut Harifin, sangat penting karena digunakan sebagai penunjang pelaksanaan peradilan di Indonesia. Dari gedung inilah, diatur berbagai persoalan seperti perencanaan anggaran, promosi dan mutasi, pembinaan personel dan lain-lain.

“Gedung ini dibangun dengan uang rakyat. Saya berharap gedung ini digunakan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Ketua MA.

Harifin menegaskan, tidak ada artinya memiliki gedung baru jika orang-orang di dalamnya tidak mampu mengabdi kepada negara dengan baik.

Harifin juga menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan pemikiran dan harapannya berkenaan dengan peringatan Hari Anti Korupsi besok.

“Saya berharap seluruh warga peradilan, dari MA hingga pengadilan tingkat pertama, tidak ada satupun yang akan melakukan korupsi,” ucapnya.

Korupsi adalah musuh utama masyarakat. Sebagai aparat penegak hukum, kata Harifin, hakim dan aparat peradilan harus memiliki kepedulian yang lebih tinggi mengenai persoalan ini.

Gedung arsip

Bersamaan dengan peresmian Gedung Sekretariat MA, secara simbolik Ketua MA juga meresmikan Gedung Arsip. Gedung yang terletak di Pulo Mas, Jakarta Timur, ini akan akan digunakan untuk menampung berbagai arsip penting. Misalnya, putusan-putusan hakim dari masa ke masa.

Selain itu, Gedung Arsip ini juga dijadikan museum yang merekam sejarah berupa peristiwa-peristiwa penting sejak sebelum merdeka. Diharapkan, gedung ini menjadi saksi sejarah eksistensi MA sekaligus menjadi tempat pembelajaran buat aparat peradilan.

“Isi museum ini tergantung para pelaku yang mengisinya,” kata Harifin.

fd

Usai melakukan peresmian, Ketua MA didampingi Sekretaris MA dan para hakim agung melihat-lihat kondisi Gedung Sekretariat MA. Salah satu yang dikunjungi adalah lantai 6. Di lantai inilah terdapat ruang kerja Dirjen Badilag Wahyu Widiana.

(hermansyah)