admin-pasumut

 

Kisaran|pa-kisaran.go.id (8/4)
Bertempat di ruang Aula Pengadilan Agama Kisaran, Ketua PA Kisaran Kelas IB, Drs. H. Alimuddin, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan Kepala Sub Bagian Perencanaan, TI dan Pelaporan atas nama Khairu Zikri, S.H.I. pada hari Senin tanggal 8 April 2019. Menggantikan Kurniawan, S.Kom. yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan di Pengadilan Agama Stabat Klas IB pada hari Selasa, 2 April 2019. Sebelumnya, Khairu Zikri menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Keuangan pada Pengadilan Agama Stabat.

Dalam bimbingan dan arahannya, Ketua PA Kisaran menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung di PA Kisaran kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, beliau berharap, Khairu Zikri sebagai Kasub. TI yang baru mampu melanjutkan apa yang telah berjalan dengan baik selama dipegang oleh Kurniawan, S.Kom. serta mampu membawa hal-hal baik yang selama ini berjalan di PA Stabat, agar dapat ditularkan di PA Kisaran.

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan ini selain dihadiri oleh seluruh Hakim dan pegawai PA Kisaran, turut juga dihadiri oleh Ketua PA Stabat Klas IB (Drs. H. Imaluddin, S.H., M.H.) Panitera (Saiful Alamsyah, S.Ag., S.H., M.H., M.M.), Sekretaris (Dela Krisna Beti, S.H.), Hakim (Dra. Rita Nurtini), Panmud. Gugatan (Nurleli, S.H.), Panmud. Hukum (Ruzqiah Nasution, S.H.), Panitera Pengganti (Nuri Qothfil Layali, S.H.), Kasubbag. Kepegawaian, Organisasi dan Tatalaksana (Fakhrur Razi, S.H.) Kasubbag. Umum dan Keuangan (Kurniawan, S.Kom.) serta tiga orang tenaga honorer, masing-masing bernama M. Aldy Syahrizal, M. Rhidayat Ritonga, S.H. dan Kustiawaty Nasution, S.H. yang juga merupakan istri dari Khairu Zikri, pejabat yang dilantik tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dibawakan oleh Syawaluddin, S.H.I. dan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan acara foto bersama keluarga besar PA Kisaran dan PA Stabat.

 

Ketua Pengadilan Agama Kisaran Drs. H. Alimuddin, SH., MH memberikan penyuluhan hukum di Desa Air Teluk Hessa, Kecamata Air Batu Kabupaten Asahan. Penyuluhan hukum tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at, 29 Maret 2019.

Kegiatan penyuluhan ini diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara, Kabag Hukum Pemkab Asahan, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, serta Camat Air Batu. Audience dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Desa Se-Kabupaten Asahan.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran mengawali materi dengan menyampaikan penjelasan singkat tentang UU No.1 Tahun 1974. Kemudian melalui presentasinya beliau menjelaskan tentang Pengertian perkawinan baik menurut UU No. 1 Tahun 1974 dan menurut Kompilasi Hukum Islam, Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991. Kemudian beliau menjelaskan tentang tujuan perkawinan, harta yang diperoleh selama pernikahan, hingga alasan perceraian baik menurut Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 195 maupun menurut Kompilasi Hukum Islam.

Pemerintah Kabupaten Asahan  melalui Kabag Hukum menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Ketua Pengadilan Agama Kisaran, beserta para narasumber lainnya yang telah berkenan hadir dalam penyuluhan hukum tersebut.

Perempuan Kepala Keluarga atau biasa disingkat dengan PEKKA mengadakan kegiatan penyuluhan yang diberi nama “Klik PEKKA” pada hari kami tanggal 28 Maret 2019. Sekitar 60 orang hadir dalam penyuluhan yang dilaksanakan di Kantor Desa Pasar Lembu Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran,  Perwakilan dari Dinas Kesehata, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Urusan Agama Kecamatan Air Joman, turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

 

Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH., MH, dalam kegiatan tersebut menyampaikan materi tentang  Kewenangan Pengadilan Agama. Mengawali materinya, beliau menjelaskan tentang perkara Isbat Nikah dimana masyarakat yang tidak mempunyai akta nikah atau belum terdaftar pernikahannya di Kantor Urusan Agama (KUA), maka bisa disahkan pernikahan tersebut melalui penetapan isbat nikah. Kemudian beliau menambahkan bagi masyarakat yang tidak mampu, bisa berperkara secara Cuma-Cuma (prodeo).

Pengadilan Agama Kisaran Kelas IB, kembali melaksanakan bimbingan mental (bintal) bulanan pada hari Rabu, 20 Maret 2019 di Mushalla gedung Pengadilan Agama Kisaran selepas shalat ashar. Materi bintal tersebut disampaikan oleh Drs. H. Zulkarnain, M.H. (hakim).

Mengawali bintalnya, beliau melemparkan pertanyaan ringan kepada jamaah tentang kejujuran. “Mengapa kita suka dengan orang jujur, adil, penuh kasih sayang? Mengapa kita lebih nyaman berada di dekat dengan orang baik, daripada dengan orang cerdas atau pintar meskipun bukan satu gelar sudah disandang namun tidak  jujur atau tidak adil?”, tanya beliau.

Kemudian beliau melanjutkan dengan menyampaikan bahwa kesuksesan bukan mutlak ditentukan oleh kecerdasan intelektual,  namun juga kecerdasan emosional. Menurut penjelasan beliau, kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain sehingga kita tahu kapan harus berbicara atau apa yang mau dibicarakan serta bagaimana cara kita menyampaikannya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa ternyata kesuksesan tersebut tidak menjamin orang bahagia. “Kecerdasan intelektual dan emosial memang kunci kesuksesan, namun belum tentu bahagia”, tegas beliau. “Ketika kita bisa menjawab pertanyaan mengapa ada musibah, mengapa kita diciptakan, kemana kita setelah kematian dan lain sebagainya. Itulah yang namanya kecerdasan  spiritual  yang akan  membuat kita bahagia. Jadi itulah kunci sukses dan bahagia”, jelas beliau.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH., MH menghadiri rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Asahan pada hari Jumat, 15 Maret 2019. Sebelum menghadiri rapat tersebut, ketua Pengadilan Agama menyempatkan diri membuka rapat koordinasi bulanan Pengadilan Agama Kisaran yang kemudian pimpinan rapat dilanjutkan oleh wakil ketua Drs. Muslim, SH., MA.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Asahan H Benteng Panjaitan SH. Selain itu Komisi E DPRD Sumut H Syamsul Qadri Marpaung Lc dan Wakil Bupati Asahan H Surya B.Sc serta Bupati Batu Bara Ir. H Zahir M.AP tampak hadir dalam rapat tersebut.

Seketaris Daerah Kabupaten Asahan Taufik ZA Siregar dalam rapat tersebut membacakan sejarah singkat Kabupaten Asahan, yaitu ketika Sultan Iskandar Muda beristirahat di kawasan sebuah hulu sungai, yang kemudian dinamakan Asahan.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH., MH menghadari acara tabligh akbar yang di selenggarakan di masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran pada hari Selasa, 19 Maret 2019.  Tabligh akbar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan tersebut di selenggarakan dalam rangka hari jadi Asahan ke – 73.

Acara tabligh akbar tersebut dihadiri oleh Bupati, Sekda Asahan, Kakan Kemenag Asahan, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Ketua MUI Asahan, Ketua Imtaq Asahan, perwakilan Polres Asahan, OPD, camat dan jemaah Tabligh Akbar dan para jamaah dari berbagai daerah.

 

 

Dalam acara tersebut bupati dalam sambutannya berpesan agar agama dijadikan pemacu hidup. “Agama tidak hanya sebagai pegangan hidup, namun juga sebagai pemacu hidup,” ujar Bupati Asahan dalam sambutan tertulis yang disampaikan Wakil Bupati Surya, Bsc.

Tausiyah dalam acara tersebut disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Sugeng Wanto M.Ag (dai dari Medan). Beliau menghimbau dan meminta dukungan warga Asahan untuk membentuk dan membina generasi muslim untuk mampu membentengi diri dan lingkungannya dengan nilai-nilai agama.

 

 

 

Para calon Wakil Ketua Pengadilan Agama, baik kelas II, maupun kelas IB, mengunjungi Pengadilan Agama Kisaran pada hari Jum’at 1 Maret 2019. Mereka mengunjugi Pengadilan Agama Kisaran dalam rangka persiapan Profile Assessment dan Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Kelas IB dan Kelas II yang akan diselenggarakan pertengahan tanggal 12 Maret ini di Bekasi Jawa Barat.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 14 orang hakim dari Pengadilan Agama Kisaran, Rantau Prapat, dan Pematang Siantar . Tampak Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH., MH mengikuti acara tersebut. Materi persiapan tersebut disampaikan oleh Drs. Muslim, SH., MA yang menjabat sebagai wakil ketua Pengadilan Agama Kisaran.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti tryout atau ujian latihan yang terbagi ke dalam 3 sesi , mulai dari sesi tes verbal, kepribadian, dan pontensial yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB. Pemeteri menjelaskan kepada tim redaksi bahwa PAPI  Kostick adalah salah satu model soal yang rumit karena memerlukan kejelian. Melalui soal tersebut, akan tergambar integritas dan leadership peserta.

Usai tryout, pemateri langsung membahas dan menjabarkan jawaban setiap soal agar peserta bisa lebih memahami maksud soal tersebut. Kegiatan yang bertujuan untuk membekali para peserta untuk menghadapi Profile Assessment dan Fit and Proper Test ini selesai menjelang shalat Ashar.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran Drs. H. Alimuddin, SH., MH bersama hakim dan pegawai melaksanakan acara ‘nonton bareng’ Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI Tahun Anggaran 2018. Acara nonton bareng tersebut dilaksanakan di ruang sidang utama gedung kantor Pengadilan Agama Kisaran pada hari Rabu, 27 Februari 2019. Pantauan tim redaksi,  sidang tersebut dilaksanakan di Balai Sidang Jakarta Convention Centre (JCC) Jakarta Selatan.

Saat menyaksikan sidang tersebut via live streaming, Ketua yang didampingi langsung oleh wakil ketua, Drs. Muslim, SH., MA tampak duduk di bangku barisan depan. Pantauan via live streaming, acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan tahunan Mahkamah Agung RI. Laporan tahunan tersebut dibuka langsung oleh ketua Mahkamah Agung RI YM. Prof. DR. Muhammad Hatta Ali, S.H., M.H.

Usai membuka sidang istimewa, beliau juga menyampaikan Pidatonya Laporan Tahunan 2018 yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Mengawali pidatonya, ketua MA menyampaikan bahwa laporan tahunan merupakan pertanggung jawaban publik atas kinerja Mahkamah Agung. “Sebagai pertanggung jawaban publik atas Pencapaian yang dilakukan sebagai sarana evaluasi selama kurun waktu 1 tahun terakhir sidang istimewa ini melalui live streaming terwujudnya peradilan sederhana cepat dan biaya ringan memanfaatkan teknologi informasi yang dilakukan secara berkesinambungan sebagaimana 2010-2035”, ucap beliau.

 

Lebih lanjut, beliau menyampaikan tema laporan tahunan 2018 ini. “Tahun 2018 ini mengangkat tema era baru peradilan modern berbasis teknologi informasi Sistem teknologi informasi Mahkamah Agung diarahkan Sesuai dengan prinsip efektivitas keterpaduan kesinambungan akuntabilitas operabilitas dengan amanah Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik saat ini”, jelas beliau.

 

 

 

Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH., MH beserta jajaran melaksanakan rapat sosialisasi hasil Inspeksi Mendadak (sidak). Rapat sosialisasi ini dilaksanakan di ruang sidang utama gedung kantor Pengadilan Agama Kisaran pada hari senin, 25 Februari 2019.

Dalam rapat tersebut, ketua Pengadilan Agama Kisaran menyampaikan hasil temuan dari Inspeksi Mendadak yang baru saja di laksanakan oleh Tim Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama ke salah satu Pengadilan Tinggi Agama dan beberapa Pengadilan Agama. Walaupun Pengadilan Agama bukan termasuk objek sidak, namun hasil sidak yang telah diekspos tersebut perlu ditindaklanjuti. “Hasil sidak yang akan disampaikan nanti perlu kita tindak lanjuti”, ujar beliau mengawali rapat.

Ketua menjelaskan bahwa tujuan sidak yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2019 tersebut adalah dalam rangka evaluasi pelaksanaan program Prioritas BADILAG. Kemudian, beliau memaparkan hasil sidak tersebut satu demi satu dan setiap poin langsung beliau rinci dan diskusikan lagi rencana tindak lanjutnya. Jumlah temuan Tim BADILAG yang beliau sampaikan adalah sebanyak 11 temuan, 5 diantaranya menyangkut profesionalitas kerja, dan 2 diantaranya menyangkut kepatuhan dalam penggunaan aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP).

Selain menyampaikan hasil temuan, ketua juga memaparkan 5 instruksi Dr. Drs. H. Aco Nur, SH., MH selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama terkait 11 temuan tersebut. Salah satu instruksi tersebut adalah meminta agar 11 temuan tersebut menjadi salah satu unsur pembinaan dan pengawasan pengadilan tingkat banding terhadap pengadilan tingkat pertama di bawahnya.

Diakhir rapat, ketua berharap agar seluruh pegawai mulai dari pimpinan hingga honorer berkomitmen memperbaiki dan melaksanakan instruksi dari Dirjen Badilag, sehingga jika ada inspeksi mendadak ke Pengadilan Agama Kisaran, temuan-temuan tersebut bisa diminimalisir.

Keluarga besar Pengadilan Agama Kisaran melaksanakan Pembinaan Mental (Bintal) bulanan di Mushalla kantor pada hari Rabu 22 Februari 2019 setelah shalat ashar. Materi bintal kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua, Drs. Muslim, SH., MA.

Mengawali materinya, beliau menyampaikan sebuah ayat Al-Qur’an tepat di Surah Al-Israa ayat 84 yang artinya “Katakanlah: Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing”. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”. Beliau menjelaskan cara agar ayat tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. “yang pertama adalah untuk berkerja terlebih dahulu untuk diri kita secara profesi, kemudian bermanfaatlah bagi orang lain” jelas beliau.

 

 

Kemudian beliau juga menyampaikan tentang pentingnya menyampaikan pekerjaan yang baik agar bisa ditiru. “Pekerjaan yang baik itu hendaknya disampaikan kepada orang lain agar orang lain juga bisa bekerja dengan baik, agar lebih bermanfaat”, sambung beliau.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan lebih luas lagi makna ayat 84 tersebut. “Bekerja dengan ikhlas dan profesional, Allah akan menambahkan rezeki, Allah juga akan memberi petunjuk kepada jalan yang benar, maka jangan berputus asa, berdo’alah agar kekurangan dalam pekerjaan bisa menjadi lebih baik”, jelas beliau.