Selamat Datang di Websait Pengadilan Agama Kisaran, silahkan blok tulisan yang akan dibaca   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Websait Pengadilan Agama Kisaran, silahkan blok tulisan yang akan dibaca

admin-pasumut

Pengadilan Agama Kisaran menggelar deklarasi pencanangan zona integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Acara deklarasi ini dilaksanakan di aula Pengadilan Agama Kisaran pada hari jum’at pagi (15/02/2019).

Acara pencanangan ini dihadiri seluruh pegawai Pengadilan Agama Kisaran serta saksi dan undangan yang terdiri dari jajaran Forkopimda Kabupaten Asahan, advokat, serta perwakilan Bank Mandiri Syariah.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran Kelas IB Drs. H. Alimuddin, SH., MH dalam sambutannya mengawali dengan ucapan terima kepada para undangan yang hadir. “Kami Ucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir utk menyaksikan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.” Ujar beliau.

Kemudian beliau menyampaikan rasa optimisnya bahwa pembangunan Zona Integritas dapat dilaksanakan. “Kami menyadari bahwa ini merupakan tugas yang berat, namun dengan kebulatan tekad Insya Allah pembangunan Zona Integritas ini akan mampu dilaksanakan dengan baik sesuai dengan deklarasi yang kami ucapkan dan tanda tangani dalam Pakta Integritas nanti”, tegas beliau.

Lebih lanjut beliau juga menyampaikan sekilas tentang kinerja tahun lalu. “Tahun 2018 yang lalu kami telah me-launching layanan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan implementasi e-court”. Jelas beliau. Selain itu beliau juga menjelaskan tentang beban perkara yang ditangani di Pengadilan Agama Kisaran. “Diperkirakan tahun 2019 ini akan naik menjadi 1800-2000 perkara”, prediksi beliau.

Ruslan, Sekretaris Inspektorat yang mewakili Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bupati berhalangan hadir sehingga beliau ditunjuk untuk mewakilinya. Kemudian beliau menyampaikan harapan yang besar dengan pencanangan zona integritas tersebut. “Dengan Pembangunan Zona Integritas ini, Penyelenggaran peradilan akan lebih baik, bersih dan bebas dari KKN.” ujar beliau.

Usai kata sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sekaligus penandatangan Pakta Integritas oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Kisaran yang dipimpin oleh wakil ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. Muslim, SH., MA.

Acara pencanangan zona integritas di Pengadilan Agama Kisaran dimulai secara resmi dengan dibukanya tirai zona integritas oleh Bupati Kabupaten Asahan yang diwakili oleh Sekretaris Inspektorat Kabupaten Asahan yang didampingi oleh Ketua Pengadilan Agama Kisaran beserta jajaran Forkopimda Asahan.

 

Pengadilan Agama Kisaran baru saja memilih Agen Perubahan di Pengadilan Agama Kisaran untuk tahun 2019. Pemilihan agen tersebut dilaksanakan pada saat rapat koordinasi bulanan pada hari Jum’at 8 Februari 2019 yang lalu.

Pemilihan agen perubahan tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan penerapan zona integritas di Pengadilan Agama Kisaran. Metode pemilihan tersebut dilaksanakan dengan metode voting dengan terlebih dahulu ditentukan kandidatnya tiap kategori.

Pemilihan ini memang sengaja dilaksanakan secara spontan agar hasilnya lebih baik. “Sengaja ini dilaksanakan mendadak tanpa pemberitahuan supaya tidak ada kerjasama atau tolak-menolak” ujar Drs. H. Alimuddin, SH., MH (ketua) dalam pengantarnya sebelum pemilihan.

Beliau juga menjelaskan bahwa selain agen perubahan, Pengadilan Agama Kisaran telah menunjuk role model yang berasal dari Pimpinan. “Pimpinan otomatis menjadi Role Model” ujar beliau. Agen Perubahan adalah seseorang katalis yang bertugas meyakinkan atau menggerakan perubahan sesuai kategori masing-masing di Pengadilan Agama Kisaran.

Berikut nama agen perubahan yang baru saja dipilih :

Integritas –  Drs. H. Zulkarnain Lubis,MH (hakim)
Profesionalitas – Asran, S.Ag (panitera)
Disiplin – Drs. Khairuddin, MH (hakim)
Akhlak dan Etika – Syawaluddin Nasution, S.Hi (Kasubag Kepegawaian dan Ortala)

Ketua Pengadilan Agama Kisaran Drs. H. Alimuddin, SH., MH melaksanakan rapat koordinasi rutin bulanan bersama hakim, Panitera, Pejabat Struktural dan Fungsional, Pegawai dan Tenaga Honor Pengadilan Agama Kisaran. Rapat Koordinasi bulanan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at siang 8 Februari 2019.

Agenda rapat kali ini adalah sosialisasi hari rapat koordinasi Pengadilan Tinggi Agama Medan dan Pengadilan Agama se-Sumatera Utara yang dilaksanakakan pada hari Rabu 30 Januari 2019 yang lalu di hotel Grand Antares Medan.

Ketua dalam sosialisasinya menyampaikan beberapa pesan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan yang baru dilantik, Dr. H. M. Syarif Mappiasse, S.H., M.H. Beberapa pesan yang disampaikan adalah pentingnya menjaga integritas pengadilan (yaitu dengan mentaati PPH, Kode Etik Hakim, PP, JS dan Pedoman Perilaku ASN), Pencanangan Zona Integritas, serta peningkatan nilai APM bagi yang masih mendapat nilai B.

Selain itu, Ketua PTA. Medan merasa perlu dibentuknya 3 Satgas yaitu Satgas SIPP, Satgas Website dan Satgas SIMPEG/ABS/SIKEP supaya lebih fokus dan perolehan nilai dari Mahkamah Agung maupun Badilag bisa lebih baik,   dan juga perlunya pembinaan dan pengkaderan tenaga IT di masing-masing Pengadilan Agama.

Melalui rapat koordinasi PTA Medan tersebut, PTA medan juga menyampaikan hasil evaluasi kinerja Pengadilan Agama se Sumatera Utara. Dan penyampaian hasil evaluasi tersebut, PTA Medan memberikan reward berupa piagam penghargaan kepada Pengadilan Agama yang dinilai berprestasi dalam tahun 2018. Pengadilan Agama Kisaran mendapat 2 penghargaan yaitu terbaik ketiga penilaian website, dan terbaik ketiga Pengiriman berkas banding tepat waktu.

Mengawali bulan Pebruari 2019, rombongan Pengadilan Agama Kisaran kunjungi Pengadilan Agama Stabat Kelas IB. Kunjungan dalam rangka studi banding tersebut dilaksanakan pada hari Senin 4 Februari 2019.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh ketua Pengadilan Agama Kisaran Drs. H. Alimuddin, SH., MH tiba di Pengadilan Agama Stabat pukul 10.00 WIB pagi dan disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs. Imaluddin, SH, MH di ruang kerjanya. Ketua Pengadilan Agama Kisaran dalam pengantarnya menyampaikan maksud dan tujuan studi banding tersebut. “Tujuan kami kemari (PA. Stabat) adalah untuk menimba ilmu dari Pengadilan Agama Stabat yang selalu mendapat penghargaan.” Ujar ketua.

Lebih lanjut ketua menekankan 3 tujuan utama studi banding tersebut. “Fokus kunjungan kami adalah belajar lebih banyak tentang implementasi atau penerapan Akreditasi Penjaminan Mutu (APM), Reformasi Birokrasi, dan Zona Integritas”, tambah beliau.

Ketua Pengadilan Agama Stabat dalam sambutannya menyampaikan rasa senang atas kunjungan dari Pengadilan Agama Kisaran dan berjanji akan memberikan apapun yang diperlukan dalam rangka studi banding tersebut. “Kalau bisa kepala, kepala ini kami berikan untuk rombongan dari pengadilan Agama Kisaran”, canda beliau dalam sambutannya di ruang kerja.

Usai Sambutan dan Penjelasan singkat dari Wakil ketua PA. Stabat Drs. Mhd. Nuh S.H., M.H. serta Sekretaris PA. Stabat Dela Krisna Beti, S.H tentang APM, reformasi birokrasi, dan zona Integritas, tim dari PA Kisaran yang sebelumnya telah dibagi menjadi 3 tim kecil langsung bergerak ke unit kerja masing-masing untuk mengambil ilmu dan manfaat.

Usai tim kecil belajar langsung ke unit kerja terkait, dan jamuan makan siang oleh Pengadilan Agama Stabat, seluruh rombongan Pengadilan Agama Kisaran beranjak meninggalkan gedung Pengadilan Agama Stabat menjelang shalat Ashar.

 

Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH., MH melantik 1 orang hakim a.n H. Ahmad Raini, SH. Acara pelantikan dilaksanakan pada hari Rabu 9 Januari 2019 di aula Pengadilan Agama Kisaran pukul 14.00 WIB.

Acara diawali dengan pembacaan petikan surat keputusan Ketua Mahkamah Agung RI dan dilanjutkan dengan pelantikan oleh ketua. Usai dilantik, Ahmad Raini langsung menandatangani pakta integritas dihadapan ketua.

Ketua dalam bimbingan dan arahannya mengucapkan selamat kepada hakim yang baru dilantik tersebut. Beliau juga mengingatkan bahwa hakim harus menjaga profesionalitas dan prilaku hakim. “Tingkat kita sesuai dengan lambang hakim, kartika melambangkan ketaatan, cakra melambangkan senjata penegakan keadilan, Candra melambangkan sikap bijaksana dan wibawa”, ujar beliau.

Acara pelantikan tersebut diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Mhd. Ghozali, S.HI kemudian didampingi keluarga, hakim kelahiran Sei Rampah Sumatera Utara ini menerima ucapan selamat dari seluruh hadirin.

Hari kedua kerja tahun 2019, Pengadilan Agama Kisaran menggelar acara pengantar tugas dan pelepasan purna tugas untuk 1 orang hakim dan wakil panitera. Acara dilaksanakan pada hari kamis 3 Januari 2019 di aula Pengadilan Agama Kisaran menjelang shalat Zhuhur.

Acara diawali dengan pembacaan Al Qur’an surah Al Waqiah oleh Khairul Muhadi dan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari pegawai yang bersangkutan.

DR. H Armansyah Lc., MH hakim yang mutasi ke Pengadilan Agama Ambarawa Kelas IB menyampaikan bahwa mutasi bukanlah menjadi hal yang istimewa. “Mutasi di dunia tidak ada apa apanya. Kehidupan ini adalah rangkaian mutasi mulai alam rahim hingga tujuan akhir kehidupan, surga atau neraka” nasehat beliau mengawali pesan dan kesan.

Salbiah tanjung, SHI wakil panitera yang memasuki masa pensiun dalam acara tersebut menyampaikan syukur karena telah diberi umur dan kesempatan hingga sampai ke masa pensiun. “Banyak teman-teman seangkatan saya yang tidak sampai usianya hingga pensiun”, ujar beliau.

Drs. H. Zulkarnain Lubis MH mewakili hakim juga diberi kesempatan untuk menyampaikan kata-kata perpisahan dan permohonan maaf. Asran S.Ag (panitera) yang mewakili pegawai menyampaikan hal yang sama. Bahkan beliau sedikit menyinggung sejarah Ibu Salbiah Tersebut. “Saya sudah lama kenal beliau, sebelum bekerja di Pengadilan Agama beliau ini adalah penyiar radio pemerintahan Labuhan Batu.” Ujar Asran.

Drs. Muslim, SH., MA (wakil ketua) mewakili pimpinan, dalam acara tersebut menyampaikan bahwa ibu Salbiah Tanjung adalah orang yang tidak pernah marah. “Bu Salbiah ini tidak pernah marah dan selalu terlihat happy”, Sanjung Muslim saat menyampaikan bimbingan dan arahan.

Mengawali tahun 2019, ketua Pengadilan Agama Kisaran menggelar rapat koordinasi rutin bulanan. Rapat koordinasi dilaksanakan pada hari selasa 2 Januari 2019 yang merupakan kerja pertama di tahun 2019 ini. Rapat koordinasi perdana ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, hakim serta pegawai.

Drs. Muslim, SH., MA selaku wakil ketua mengawali rapat dengan penyampaian evaluasi dan refleksi kinerja tahun 2018. Sebagai pengawas kedisplinan, beliau kembali mengingatkan seluruh peserta tentang pentingnya peningkatan kedisplinan dan kinerja. Beliau juga meminta sekretaris untuk mengumumkan hasil tes penerimaan PPNPNS di Pengadilan Agama Kisaran.

Drs. H. Alimuddin, SH., MH (ketua) dalam bimbingan dan arahannya juga mengingatkan agar kinerja tahun 2019 ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Melalui rapat tersebut beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih  atas kerja sama seluruh pegawai sehingga acara launching PTSP dan e-court berjalan dengan lancar. Beliau juga meminta kepada sekretaris untuk menyiapkan acara pengantar tugas dan pelepasan hakim yang akan mutasi serta wakil panitera yang telah memasuki masa pensiun.

Joni, S.Ag sekretaris Pengadilan Agama Kisaran dalam rapat tersebut menyampaikan secara garis besar PAGU Anggaran 2019 dan untuk detailnya, beliau merencanakan akan membuat rapat khusus untuk sosialisasi PAGU tersebut.

Pengadilan Agama Kisaran hari ini, Jum’at 28 Desember 2018 melaksanakan acara launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan layanan e-court Pada Pengadilan Agama Kisaran. Acara launching ini dilaksanakan pagi hari di halaman depan gedung kantor Pengadilan Agama Kisaran.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Kisaran Drs. H. Alimuddin, SH., MH menyampaikan bahwa Layanan PTSP ini akan memudahkan masyarakat karena pembayaran panjar perkara yang sebelumnya harus dilakukan di kantor cabang atau cabang pembantu, kini sudah dapat dibayar langsung di ruang PTSP. “Masyarakat kini tidak perlu bersusah payah membayar biaya perkara ke Bank”, ujar beliau.

Lebih lanjut Beliau juga menyampaikan bahwa meja layanan PTSP merupakan bantuan dari Bank Syariah Mandiri cabang Pembantu Kisaran. “Kami ucapkan terima kasih kepada pak Karim (Kepala Capem BSM-red)”, ujar beliau dalam sambutannya.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan Drs. M. Taufiq HZ, M.HI dalam bimbingan dan arahannya menyampaikan bahwa Mahkamah Agung dari waktu ke waktu melakukan inovasi dalam rangka peningkatan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

Acara launching ini ditandai dengan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Medan yang didampingi Ketua Pengadilan Agama Kisaran dan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda). Acara yang disiarkan secara live streaming di media facebook ini berakhir menjelang shalat jum’at usai makan siang bersama.

Dipenghujung tahun 2018, Pengadilan Agama Kisaran melaksanakan assessment terhadap tenaga hononer atau dikenal juga dengan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS). Assessment dilaksanakan di aula Pengadilan Agama Kisaran pada hari Rabu, 19 Desember 2018 pukul 14.30 WIB.

Acara assessment ini bertujuan untuk mengevaluasi menata kembali penempatan tenaga honorer yang ada agar kinerja Pengadilan Agama semakin meningkat. Assessment selain diikuti oleh tenaga honorer yang ada, juga diikuti oleh pelamar baru sehingga jumlah peserta ada sebanyak 21 orang.

Drs. H. Alimuddin, SH., MH Ketua Pengadilan Agama Kisaran dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seleksi tersebut benar-benar dilaksanakan dengan baik. “Tidak ada anak kandung dan anak tiri yang penting berkualitas sehingga dapat bekerja dengan baik,” ujar beliau dalam sambutannya.

Drs. Muslim, SH., MA (wakil ketua) selaku ketua panitia dalam penjelasannya kepada peserta assessment menjelaskan bahwa assessment bertujuan untuk mengisi 3 formasi kerja, yaitu pramubhakti, supir, dan cleaning service. Beliau juga menjelaskan bahwa ujian ini terdiri dari 3 model soal, yaitu hitung koran, wawancara tertulis, dan Perception and Preference Inventory (PAPI). Hasil assessment ini akan diumumkan dalam waktu dekat.

Pengadilan Agama Kisaran melaksanakan teleconference (telco) dengan tim Penilai Lomba Inovasi Pelayanan Publik ditjen Badilag di Jakarta. Teleconference tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at pagi (14/12/2018) di aula Pengadilan Agama Kisaran. Teleconference tersebut dihadiri oleh ketua yang didampingi wakil, panitera dan sekretaris, para hakim dan pegawai serta honorer. Pada sesi teleconference tersebut, Pengadilan Agama Kisaran mendapat giliran pertama kemudian dilanjutkan dengan Pengadilan Agama Pekanbaru dan Tuban.

Tujuan dari teleconference tersebut adalah untuk mempresentasikan Inovasi Pelayanan Publik yang dibuat oleh masing-masing Pengadilan Agama. Presentasi tersebut merupakan rangkaian lanjutan dari salah satu kategori Lomba Manajemen Peradilan Agama tahun 2018. Ada 3 kategori yang dilombakan tahun ini, yaitu : Inovasi Pelayanan Publik, pengelolaan Website, dan implementasi SIPP (Sistem Informasi Penelurusan Perkara).

Dalam presentasi melalui media skype tersebut, Pengadilan Agama Kisaran mempresentasikan inovasi yang diberi nama SITARA yang merupakan singkatan dari sistem informasi Akta Cerai. Ketua Drs. H. Alimuddin, SH., MH dalam pembukaannya menjelaskan sejarah singkat serta manfaat inovasi tersebut. Kemudian beliau mempersilahkan wakilnya, Drs. Muslim , SH., MA untuk mensimulasikan inovasi tersebut

Usai simulasi,tim penilai meleparkan beberapa pertanyaan yang dapat langsung dijawab oleh ketua maupun wakil ketua. Pertanyaan yang diajukan adalah seputar seberapa perlunya inovasi tersebut, dan biaya yang dikeluarkan untuk membangunnya. “Aplikasi ini dibangun menggunakan software yang opensource dan dibangun sendiri oleh Tim IT PA kisaran sehingga tanpa biaya. Sedang untuk penggunaanya hanya memerlukan sebuah webcam yang sangat murah”, Jawab Muslim.

Usai sesi tanya jawab tim menilai mengucapkan terima kasih atas partisipasi Pengadilan Agama Kisaran dalam teleconference ini. Presentasi berjalan lancar karena sehari sebelumnya Pengadilan Agama kisaran telah mempersiapakannya dengan matang, termasuk spanduk ujicoba teleconference dengan tim IT PTA Medan untuk memastikan gambar dan suara dapat diterima dengan baik. “Mantab, disempat-sempatkan juga bikin spanduk” ujar Aulia dari tim IT PTA medan saat ujicoba kualitas gambar-suara.

 

Click to listen highlighted text!