Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Jum’at 5 Februari bertempat di Ruang BCC Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. didampingi para pejabat eselon II Pimpin rapat koordinasi bersama para pejabat eselon III. Rapat ini merupakan koordinasi dalam menjalankan rencana dan program kerja tahun 2021, tentu diawal tahun harus disamakan terlebih dahulu persepsi dalam menjalankan agenda besar mewujudkan peradilan agama yang modern berbasis tekhnologi dan bermartabat.

Aco Nur menyampaikan beberapa point terpenting dalam rapat koordinasi tersebut, diantaranya adalah seluruh jajaran harus selalu bersemangat melaksanakan amanah yang telah diamanahkan oleh pimpinan dengan penuh tanggung jawab. Beberapa waktu yang lalu peradilan agama telah memperoleh WBK & WBBM dari Menpan RB , perolehan tersebut merupakan prestasi yang didapat atas jerih payah bersama dilingkungan satker masing-masing. Aco Nur menegaskan bahwa untuk memperoleh WBK & WBBM dibutuhkan kerja keras, cerdas, cermat, ikhlas, serta mampu mengatur strategi yang bagus untuk memperoleh prestasi kerja. Para Satker yang memperoleh penghargaan WBK & WBBM tentunya akan mendapat suatu reward dari Negara sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan dilingkungan peradilan agama yang modern dan bermartabat.

Prestasi akan dapat diperoleh apabila bekerja secara profesional, penuh tekad mengharapkan ridho ilahi, seorang pemimpin satuan kerja harus mampu menggerakan tim dan memetakan suatu permasalahan serta mencari solusi secara cepat, kaya gagasan, perencanaan yang matang, pengawasan secara kontinyu serta evaluasi hasil kerja, karena dengan adanya evaluasi maka suatu organisasi akan berjalan secara teratur dan terukur imbuh Aco Nur.

Modal penting yang harus dimiliki Pemimpin untuk menggerakkan organisasi dengan penuh tanggung jawab diantaranya Pemimpin harus mampu melakukan koordinasi dengan jajaran dibawahnya, mampu melakukan komunikasi dengan berbagai sektor, mampu menjalin kerja sama, memiliki kwalitas dan memiliki komitmen yang kuat untuk selalu melaksanakan kebijakan pimpinan Mahkamah Agung dengan cepat.

Sebelum mengakhiri Aco Nur mengajak kita bersama sama untuk meningkatkan inovasi yang telah ada dilingkungan peradilan agama dan mengembangkan inovasi tersebut yang lebih mutakhir demi mewujudkan peradilan agama yang modern berbasis tekhnologi. Hidup didunia hanya sekali maka kita harus mampu berbuat sesuatu yang berarti untuk orang lain.( ajda)

Sumber: Badilag