
Beranda
Dalam rangka memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2026, Pengadilan Agama Kisaran melaksanakan kegiatan Public Campaign Anti Korupsi dengan membagikan brosur layanan serta stiker anti korupsi kepada masyarakat dan pengguna jalan di sekitar lingkungan kantor Pengadilan Agama Kisaran pada Rabu (15/07/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Y.M. Ketua Pengadilan Agama Kisaran dan diikuti oleh Y.M. Wakil Ketua, Para Hakim serta seluruh aparatur Pengadilan Agama Kisaran. Dengan penuh semangat, para peserta turun langsung menyapa masyarakat dan pengguna jalan untuk menyampaikan pesan-pesan anti korupsi sekaligus mengajak masyarakat mendukung terwujudnya pelayanan peradilan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Selain membagikan brosur yang berisi informasi mengenai layanan Pengadilan Agama Kisaran, aparatur juga memberikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai pentingnya budaya anti korupsi, integritas dalam pelayanan publik, serta mengimbau agar seluruh proses pelayanan di Pengadilan Agama Kisaran dilakukan sesuai prosedur tanpa adanya pungutan liar, gratifikasi, maupun perantara (calo).
Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik dengan tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada aparatur serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam pelayanan.
Public Campaign ini merupakan salah satu bentuk implementasi nyata komitmen Pengadilan Agama Kisaran dalam membangun budaya integritas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan. Dengan melibatkan seluruh aparatur, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab bersama.
Pengadilan Agama Kisaran akan terus mengintensifkan berbagai kegiatan sosialisasi dan kampanye publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sehingga nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima semakin tertanam, baik di lingkungan internal maupun di tengah masyarakat. (nrl)



















