WhatsApp Image 2021-11-30 at 08.05.48

Badilag, 26 November 2021

Bertepatan pada hari Jum’at, tanggal 26 November 2021 pukul 09.00 wib bertempat di pendomo pemerintah daerah Kabupaten Suka Bumi, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA.RI didampingi para pejabat eselon II Drs. H. Arief Hidayat, S.H., M.M. Sekretaris Ditjen Badilag, Dr.H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. Direktur Pembinaan Teknis Peradilan Agama Ditjen Badilag, Dr. Hj. Nur DJannah Syaf, S.H., M.H. Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag beserta para Hakim Yustisial Ditjen Badilag meresmikan aplikasi PA Cibadak dengan bekerjasama Pemda Kabupaten Sukabumi, Kantor Dukcapil, Kementerian Agama.

Mengawali sambutannya Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan bagi kita semua sehingga pada kesempatan ini bisa diselenggarkan acara launching aplikasi siratu, sijamblang dalam rangka meningkatkan pelayanan pencari keadilan diwilayah yuridiksi PA Cibadak, dalam acara tersebut dihadiri KPTA dan WAKA PTA Jawa Barat serta dari unsur Forkompida terdiri bupati Kabupaten Sukabumi, Sekda Kabupaten Sukabumi, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD.

Dalam kesempatan ini Aco Nur mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama Cibadak untuk Membangun kerjasama dengan beberapa Lembaga dalam rangka memberikan bantuan pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan, perlu diketahui bahwa program prioritas Badilag dalam rangka memberikan percepatan pelayanan, Ditjen Badilag terus bergerak dan menjalin kerjasama dengan:

1. Ditjen Dukcapil Kemendagri:

  • Integrasi data perkara dan data kependudukan
  • Perubahan status hukum akibat putusan pengadilan dalam Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dll.

2. Ditjen Bimas Islam Kemenag

  • Integrasi data perkara dan data pernikahan
  • Perlindungan hak-hak istri dan anak paska perceraian

3. Kementerian Luar Negeri

  • Perlindungan Hukum bagi WNI di luar negeri
  • Kepastian status perkawinan dan dokumen hukum lainnya

4. BPN (Badan Pertanahan Nasional)

  • Sidang PAW terpadu (Penetapan Ahli Waris) dalam rangka pembuatan sertifikat tanah secara masal

5. Kemenkumham

  • Pengembangan Pos Bantuan Hukum Online

Dengan dimulainya kerjasama dengan beberapa lembaga Negara yang berhubungan dalam perlindungan hak-hak sebagai warga Negara, maka hal tersebut sudah sepatutnya diikuti oleh Satker yang ada didaerah, pada kesempatan ini PA Cibadak tidak mau ketinggalan dalam meningkatkan pelayanan masyarakat dengan menjalin kerjasama antara Pemda, Dukcapil, Kementerian Agama serta Kantor pos, ini merupakan langkah kerja nyata dalam mengikuti kebijakan Ditjen Badilag.

WhatsApp Image 2021-11-30 at 08.05.50

Tantangan pada dunia peradilan saat ini semakin berat, dengan berjalannya waktu dan berubahnya zaman yang penuh dengan tekhnologi ditambah dalam suasana pandemik covid 19 telah menuntut seluruh aparatur peradilan harus mampu beradaptasi dengan dunia perubahan dengan diimbangi kualitas pelayanan yang excellent, imbuh Aco Nur.

Mau tidak mau, peradilan agama harus mampu mewujudkan peradilan agama yang agung dan modern. Serta para aparatur peradilan agama juga dituntut harus tanggap terhadap kecanggihan tekhnologi harus kaya Ide, Gagasan, Inovasi dan saling bahu membahu, saling mendukung dalam mewujudkan peradilan agama yang modern dan berkelas dunia.

Para Warga Peradilan Agama Cibadak memiliki tanggung jawab dan amanah atas keberadaan para pencari keadilan yang mereka berhak untuk dilayani dengan sepenuh hati dan cepat tanpa membedakan strata social, tegas Aco Nur.

Aco Nur menegaskan bahwa semua warga peradilan agama harus memiliki komitmen serta berprinsip bahwa Peradilan Agama akan terus konsisten melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan Kuwalitas pelayanan tanpa mengesampingkan hukum acara yang berlaku di Indonesia.

Di akhir sambutannya Aco Nur mengajak semua pihak untuk bersama-sama bekerjasama dalam rangka melayani masyarakat dengan basis teknologi informasi serta tetap menerapkan protokol kesehatan. (aj)

Sumber: Badilag