Kamis (05/09), Pengadilan Agama Kisaran melakukan sita eksekusi berdasarkan Permohonan bantuan sita eksekusi Pengadilan Agama Medan yang didasarkan pada Putusan Nomor: 636/Pdt.G/2008/PA.MDN Juncto Nomor 22/Pdt.G/2010/PTA.MDN Juncto Nomor 224/K/AG/2011 yang dalam salah satu amarnya berbunyi

sebidang tanah lebih kurang seluas 1262 M2 (seribu dua ratus enam puluh dua meter persegi) beserta 1 (satu) unit bangunan Masjid dan 1 (satu) unit bangunan rumah permanen, terletak di Jalan Besar Tanjung Tiram Lingkungan I, Desa Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara d/a Kabupaten Asahan. Berdasarkan hal tersebut Ketua Pengadilan Agama Kisaran mengeluarkan penetapan sita eksekusi Nomor 636/Pdt.G/2008/PA.MDN tanggal 12 Agustus 2013.

Atas perintah penetapan tersebut Bapak H. Alpun Khoir Nasution, S.Ag, MH sebagai Jurusita berangkat bersama rombongan didampingi 3 tiga orang pegawai Pengadilan Agama Kisaran yaitu Mukhlis Pulungan, Paisal Riza Rawi dan Khairul Muhadi menuju tempat obyek eksekusi yang beralamat di Jalan Besar Tanjung Tiram Lingkungan I, Desa Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Sesampai disana kedatangan Jurusita dan rombongan telah ditunggu oleh beberapa orang satuan keamanan  berpakaian sipil, pengurus Badan Kemakmuran Mesjid Nur Hasanah dan beserta ratusan masyarakat setempat.

Bpk. H. Alpun Khoir Nasution, S.Ag, MH yang juga selaku Panitera/Sekretaris di Pengadilan Agama Kisaran bertemu langsung masyarakat setempat dan juga dihadiri oleh seorang anggota DPRD di Kabupaten Batu Bara di Aula Kantor Lurah Kelurahan Labuhan Ruku yang telah disiapkan untuk melakukan dialog sebelum melaksanakan sita eksekusi.

 


Dalam pertemuan tersebut Jurusita membacakan Surat Penetapan perintah eksekusi dan menjelaskan secara rinci yang akan di eksekusi meliputi sebidang tanah lebih kurang seluas 1262 M2 (seribu dua ratus enam puluh dua meter persegi) beserta 1 (satu) unit bangunan Masjid dan 1 (satu) unit bangunan rumah permanen. Dalam dialog tersebut yang berlangsung selama satu setengah jam masyarat tampak antusias mengikuti perkembangan nasib mesjid Nur Hasanah, karena issue yang berkembang ditengah-tengah masyarakat bahwa mesjid mereka akan di robohkan.

Dengan kepiawaiannya Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Kisaran yang bertindak juga sebagai jurusita dapat menenangkan masyarakat dengan memberikan pemahaman dan tujuan dari sita eksekusi tersebut. Pada akhirnya Pengurus BKM Mesjid Nur Hasanah dan masyarakat setempat dapat memahami perintah amar/putusan dari putusan itu sendiri,  sehingga masyarakat merelakan mesjid Nur Hasanah untuk dilakukan sita eksekusi. Kemudian jurusita bersama-sama pengurus BKM mesjid dan masyarakat pergi menuju mesjid Nur Hasanah untuk melakukan sita eksekusi.





Dalam pelaksanaan tugas jurusita berjalan dengan baik dan lancar. Selesai pelaksanaan sita eksekusi, selanjutnya acara ditutup dengan ucapan alhamdulillahirabbil alamin dan ucapan terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan sita eksekusi ini sehingga dapat berjalan lancar dan sukses. Kedepan tantangan semakin berat dengan kwalitas perkara yang cukup berat, karena itu harus meningkatkan pengetahuan dan skill seluruh pegawai Pengadilan Agama Kisaran.