Sehubungan dengan mutasi dan promosi salah seorang Hakim Pengadilan Agama Kisaran (Drs. Jakfaroni, SH) sebagai Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Meuredu-Nanggroe Aceh Darussalam, Keluarga Besar PA Kisaran menggelar acara perpisahan dan pengantar tugas pada hari Rabu tanggal 23 Januari 2014. Acara berlangsung dari pukul 11.00 Wib s/d 12.30 wib berlangsung haru dan khidmad.

 

Drs Jakfaroni, SH dalam kesan dan pesannya menyampaikan bahwa selama ia bertugas di PA Kisaran selama lebih kurang 1 tahun 4 bulan, banyak sekali kesan yang didapati, diantaranya suasana di kantor yang kondusif dan penuh persaudaraan, Ketuanya orang muda, tetapi sikapnya pantas dituakan, begitu juga dengan Wakil Ketua kami tidak pernah dipaksakan untuk membuat sesuatu namun kami tahu apa dari keinginannya Pak Waka sapaan akrab kami, hanya mengatakan didepan kami bahwa kita sudah sampai tiga bulan lagi, kami terus memahami bahwa harus sudah ada laporan pengawasan, begitu juga rekan-rekan hakim dan pegawai yang selalu kompak sehingga tidaklah mengherankan jika saya juga sering bergabung dan menginap di kantor. Sedangkan menyangkut penyelesaian perkara di PA Kisaran saya sudah menyelesaikan sekitar 530 perkara dalam masa 1 tahun 4 bulan tersebut, sekitar 320 perkara sebagai ketua Majelisnya dan tidak ada satupun yang dibanding, sedangkan selebihnya sebagai anggota Majelis.

 

Drs Ali Usman mewakili seluruh pegawai Pengadilan Agama Kisaran menyampaikan kesan dan pesan bahwa perpindahan Drs Jakfaroni, SH yang pada dasarnya merasa kehilangan. “Dahulu ketika beliau pendidikan Cakim tahun 1994 di IAIN Ciputat Jakarta kami sudah bertemu dan ternyata kami mendapat tugas di tempat yang sama. Orangnya santun, murah hati, murah senyum, banyak pengetahuannya. Kami sering ditraktir walaupun kadang dalam suasana berhutang”, ujar Pak Ali sambil berkelakar.

Ketua Pengadilan Agama Kisaran (Drs. H.Munir, SH, M. Ag) dalam sambutan dan arahannya menyampaikan ucapan selamat dan sekaligus rasa kehilangan atas mutasi dan promosi sebagai Wakil Ketua MS Meuredu. Mengapa tidak, Pak Jakfaroni disamping sebagai salah seorang hakim di PA Kisaran, beliau juga sebagai salah seorang guru bagi kawan-kawan Hakim dan pegawai disini.  “Beliau kadang rela tak pulang ke rumah ke Tebing Tinggi demi kawan-kawan di sini, setiap malam rabu kita belajar kitab kuning sama beliau, dan pak Jakfaroni dimata pimpinan sebagai salah seorang hakim yang gigih dalam menyelesaikan tugas pokoknya dan ketika beliau berangkat semua perkara yang telah diputuskannya semuanya sudah terminutasi.”, Ujar ketua dalam sambutannya.

Selamat jalan Pak, ingat-ingat kami disini dalam artian silaturrahmi tetap terjalin. Ketua menutup sambutan sambil berpantun :

Berhembus bayu angin mengalir
Sejuknya hingga ke ubun-ubun
Sambutlah salam pesan terakhir
Saya sampaikan melalui pantun

Kalau tidak karena unggas
Tidaklah rusak padi di sawah
Kalaulah tidak karena tugas
Tidaklah kita akan berpisah

Bila menjemur papan panjang
Baik disusun tegak berdiri
Bilalah ada umur panjang
Insya Allah kita akan bersua kembali