Kisaran|pa-kisaran.go.id (28/11)

Tepat pukul 14.00 WIB, bertempat di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Kisaran Kelas IB, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Drs. H. Alimuddin, SH, MH sosialisasikan 9 Aplikasi Badilag yang dihadiri oleh seluruh warga Pengadilan Agama Kisaran Kelas IB pada Kamis (28/11).

9 Aplikasi Badilag telah diluncurkan oleh Ketua Mahkamah Agung RI pada acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 30 Tahun Undang-Undang Peradilan Agama, Rabu (18/9) yang lalu. Pada saat itu Ketua PA Kisaran turut menghadiri acara tersebut dalam rangka menerima Sertifikat Akreditasi Penjaminan Mutu yang diserahkan kepada 79 Pengadilan Agama.

Menurut Ketua PA Kisaran, tujuan dibangunnya 9 aplikasi ini antara lain; untuk meningkatkan profesionalitas aparatur Pengadilan Agama, mewujudkan manajemen Peradilan Agama yang modern, meningkatkan akses masyarakat terhadap Pengadilan Agama, serta untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi badan peradilan.

9 Aplikasi Unggulan Badilag yang disosialisasikan oleh Ketua PA Kisaran yaitu:

  1. Aplikasi Notifikasi Perkara. Konsep Aplikasi ini mengirimkan pengingat informasi perkara berjalan kepada para pihak berperkara atau advocat, serta berbasis android untuk smartphone dan berbasis SMS untuk telepon selular biasa. Namun untuk yang berbasis android masih dalam tahap pengembangan oleh Tim IT Badilag. Untuk yang berbasis SMS sudah berhasil diinstal di server PA Kisaran, dan sudah dirasakan manfaatnya oleh para pihak pencari keadilan.
  2. Aplikasi Informasi Perkara dan Informasi Produk. Konsep aplikasi ini berbasis web (Chrome, Firefox, Safari, dll) yang dapat diakses melalui link https://info.aco.badilag.net dan berbasis android yang sudah tersedia di Playstore dengan kata kunci pencarian “ACO Integrated System”. Aplikasi ini menampilkan semua perkara yang pernah dijalani (untuk pencari keadilan) dan/atau perkara yang pernah ditangani (advocat). Data yang ditampilkan oleh aplikasi yaitu: data umum, riwayat perkara, keuangan perkara, riwayat persidangan, produk dari pengadilan (Putusan dan Akta Cerai).
  3. Aplikasi Antrian Sidang. Konsep Aplikasi ini menyediakan pendaftaran antrian secara online dan memberikan informasi waktu pelaksanaan sidang yang lebih tepat, sesuai dengan kebutuhannya yaitu slot pagi dan slot siang.
  4. Aplikasi Verifikasi Data Kemiskinan (Kerjasama dengan AIPJ & TNP2K). Aplikasi ini merupakan bagian dari Sistem Informasi Manajemen Tata Laksana Badan Peradilan Agama (Simtalak Badilag), yang bekerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Manfaat dari aplikasi ini sebagai salah satu sarana verifikasi data kemiskinan, apabila para pencari keadilan tidak membawa dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk memverifikasi bahwa orang tersebut termasuk dalam kategori miskin, agar mendapatkan pelayanan berperkara secara prodeo.
  5. Command Center Badilag. Konsep dari aplikasi ini:
  • sebagai pusat kontrol data manajemen peradilan agama seluruh Indonesia, mengatur dan mengendalikan data berbasis teknologi informasi berupa pusat data dan memiliki ruangan khusus dengan berbagai peralatan khusus,
  • Pusat Pembinaan, pengawasan dan audit kinerja secara virtual dan realtime, Pusat pengembangan E Learning,
  • Pusat pengembangan aplikasi manajemen, terdiri dari berbagai aplikasi yang mendukung pelaksanaan tupoksi peradilan agama.
  • Sarana konsultasi dan bantuan terhadap permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan tupoksi tenaga teknis dan non-teknis pengadilan agama di seluruh Indonesia.
  1. Aplikasi e-Eksaminasi. Konsep Aplikasi ini:
  • Untuk meningkatkan profesionalisme hakim, baik segi teknis yuridis maupun administrasi perkara;
  • Mendapatkan bahan masukan berupa fakta dan data pelaksanaan hukum materiil dan formil oleh Hakim dalam memutuskan suatu perkara;
  • Mendorong Hakim untuk meningkatkan integritas, kredibilitas, dan profesionalisme dalam memeriksa dan memutus suatu perkara agar memenuhi rasa keadilan, kepastian dan kemanfaatan;
  • Mendapatkan bahan pemetaan kompetensi dan pemerataan komposisi Hakim di peradilan agama;
  • Mendapatkan bahan pembinaan yang lebih tepat sasaran guna penyusunan perencanaan peningkatan kompetensi Hakim dalam bentuk bimbingan teknis dan pendidikan serta pelatihan.
  1. Aplikasi PNBP. Konsep aplikasi ini sebagai sarana pencatatan PNBP Fungsional secara lengkap, mencakup jumlah, nomor dan transaksi perkara, sebagai sarana informasi jumlah perkara yang belum disetorkan PNBP Fungsional ke Kas Negara pada tahun berjalan dan berfungsi sebagai sarana pengukuran kinerja kasir dan bendahara penerimaan.
  2. Aplikasi e-Register Perkara. Aplikasi ini sebagai salah satu sarana validasi data SIPP satuan kerja, dan sarana pencetakan buku-buku register sesuai pola bindalmin.
  3. Aplikasi e-Keuangan Perkara. Aplikasi ini sebagai salah satu sarana validasi data keuangan perkara, sebagai sarana pencetakan buku-buku keuangan perkara dan sebagai sarana melakukan pelaporan keuangan perkara.

Masih menurut Ketua PA Kisaran, kesembilan aplikasi tersebut sudah berhasil diimplementasikan di Pengadilan Agama Kisaran. Untuk itu, beliau menghimbau kepada seluruh warga Pengadilan Agama Kisaran untuk terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada para pihak berperkara.(#2144)