Megamendung-Humas MA: “Profesi hakim adalah mulia dan terhormat karena Hakim selaku pelaksana kekuasaan kehakiman harus menegakkan hukum dan keadilan. Oleh karena itu, menjadi seorang Hakim disyaratkan tidak hanya harus pintar di bidang ilmu hukum, tetapi juga harus benar dan berintegritas, jujur dan bekeperibadian baik, tangguh dan teguh dalam pendirian, sehingga dalam melaksanakan tugasnya nanti, terutama dalam membuat putusan, tercermin nilai-nilai keadilan dan kemanfaatan yang memberikan penyelesaian masalah bagi masyarakat pencari keadilan.”

Demikian disampaikan oleh Dr. Suhadi, S.H., M.H., Ketua Kamar Pidana saat membuka acara Pembukaan Seleksi Profile Assesment Calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi Tahap XV Tahun 2021 (28/6). Acara yang diselenggarakan di Pusdiklat Mahkamah Agung, Mega Mendung Bogor ini menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pada kesempatan tersebut, Suhadi yang juga merupakan Ketua Panitia Seleksi Hakim Adhoc Tipikor Tahap XV tahun2021 menyampaikan bahwa Rekrutmen Calon Hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi Tahap XV Tahun 2021 ini, awalnya diikuti oleh 456 orang peserta pelamar, namun dalam seleksi administrasi tereliminasi 113 orang karena tidak memenuhi syarat, sehingga yang lulus seleksi administrasi sebanyak 343 orang peserta.

Dari 343 orang peserta yang lulus seleksi administrasi tersebut, dilakukan seleksi ujian tertulis yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, ternyata yang lulus ujian tertulis hanya sebanyak 171 orang peserta yang  terdiri dari pelamar PT : 77 orang dan pelamar PN : 94 orang dan mereka berhak untuk mengikuti ujian profile assessment dan wawancara.

Tindak lanjut dari kelulusan ujian tertulis tersebut, terhadap para peserta telah dilakukan penilaian rekam jejak oleh beberapa lembaga pemantau dan pengawas baik secara internal yaitu Badan Pengawasan MA dan juga secara eksternal seperti Komisi Yudisial, ICW, MaPPI dan PPATK dengan maksud agar hasil penilaiannya menjadi bahan masukan, kajian dan panilaian bagi Panitia Seleksi dalam menentukan kriteria kelayakan kelulusan para peserta.

Di akhir sambutannya, Suhadi menyampaikan bahwa seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi dan berkompetisi secara sehat, jujur dan penuh tanggungjawab sehingga dalam seleksi Tahap XV kali ini, dapat menghasilkan calon-calon Hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi yang profesional dan berintegritas, yang dapat memenuhi kebutuhan lembaga dan sesuai amanat undang-undang.

Hadir dalam acara ini yaitu Panitera Mahkamah Agung, Dr. Ridwan Mansyur, S.H., M.H. Para peserta dari Mahkamah Agung dan Jakarta, serta undangan lainnya (azh/RS/photo:DS)

Sumber: Mahkamah Agung RI

June 28, 2021 Artikel ini telah dilihat : ‘0’ kali
PA Kisaran Laksanakan Descente Perkara Harta Bersama di Desa Rahuning 2, Kec. Rahuning, Kab. Asahan
Kisaran | https://www.pa-kisaran.go.id Pengadilan Agama (PA) Kisaran melaksanakan descente perkara ...
PA Kisaran Ikuti Sosialisasi Aplikasi IKPA PTA Medan
Kisaran | https://www.pa-kisaran.go.id Pengadilan Agama (PA) Kisaran mengikuti Sosialisasi Aplikasi ...
Keluarga Besar Ibu-ibu Pengadilan Agama Kisaran Gelar Pertemuan Rutin dan Silaturahmi
Kisaran | https://www.pa-kisaran.go.id Keluarga Besar Ibu-ibu (KBI) Pengadilan Agama Kisaran ...
Pengadilan Agama Kisaran Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban dan Bagikan Dagingnya kepada Masyarakat Sekitar
Kisaran | https://www.pa-kisaran.go.id Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha ...
Sidang Keliling Pengadilan Agama Kisaran Kembali Digelar di Batu Bara
Kisaran | https://www.pa-kisaran.go.id Pengadilan Agama Kisaran kembali menggelar sidang keliling ...