Seperti hari-hari sebelumnya di bulan Ramadhan, Pengadilan Agama Kisaran mengadakan acara tausiyah ba’da Dhuzur, dan pada kesempatan kali ini (23/08) diisi oleh Bapak Mukhlis Pulungan, S.Ag (Wakil Sekretaris) . Tema yang diangkat pada tausiyah kali ini adalah “Ihsan adalah Ruhnya Ibadah”

 

Pada awal tausiyahnya, penceramah menyampaikan kisah dialog antara Rasulullah SAW dan malaikat Jibril, dimana Malaikat Jibril menanyakan apa itu IMAN, ISLAM, dan IHSAN. IMAN adalah beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, kepada kitab-kitab yang telah diturunkan-Nya, kepada para Nabi dan Rasul, kepada hari akhir serta kepada qadha dan qadar dan Iman juga dapat diartikan sebagai sikap meyakini dan membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan raga. Sedangkan Islam adalah Pernyataan Syahadatain, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, menunaikan Ibadah Haji bagi yang mampu. Ihsan adalah kita  beribadah, seolah-olah kita melihat Allah, dan walaupun kita tidak bisa melihat Allah, kita tetap meyakini bahwa Allah melihat kita semua apa yang kita kerjakan.

 

Penceramah mencontohkan, jika ada orang yang shalat tidak dengan tuma’minah, atau yang lazim disebut dengan solat “patuk ayam”, maka hampir dipastikan tidak ada unsur ihsan dalam ibadahnya. Dan ihsan itu bermuara kepada keiklasan.

 

Selanjutnya Penceramah menyampaikan. Bahwa Rasulullah pernah bersabda “semua manusia itu celaka kecuali orang yang berilmu. Dan semua yang berilmu itu celaka kecuali orang yang beramal. Dan semua orang yang beramal akan celaka kecuali yang ikhlas”


Dan di akhir tausiyahnya, penceramah menyampaikan bahwa bulan Ramadhan ini adalah saat yang tepat untuk melatih keikhlasan kita dalam beribadah kepada Allah.