Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Dirjen Badilag MA RI Drs.Aco Nur, S.H., M.H didampingi Dirbinganis Peradilan Agama Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag, Sekditjen Badilag MA RI Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M, Hakim Yustisial pada Ditjen Badilag MA RI Abu Jahid Darso Atmojo, Lc., LL.M., Ph.D berkunjung ke Kantor Dubes Qatar di Jakarta, Selasa, (30/7).

Dalam kunjungan tersebut delegasi Badilag langsung disambut penuh keramahan oleh Dubes Qatar H.E. Ahmad Bin Jasm al Hamr.

Pertemuan antara pihak Badilag MA RI dan Qatar berjalan kurang lebih setengah jam, yang mana Ahmad Bin Jas menyambut kedatangan delegasi Badilag dengan senang hati, dan menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Qatar sudah lama terjalin dengan baik dan terkhusus dengan pihak MA RI.

Hubungan antar dua negara harus dipupuk dan ditingkatkan, terlebih antara dua Negara memiliki lembaga hukum yang memberikan keadilan bagi pencari keadilan, sehingga bisa saling bertukar informasi dan pengalaman dalan hal peradilan keduabelah pihak, imbuh Ahmad Bin Jasm.

Aco Nur menegaskan bahwa kerjasama antara Mahkamah Agung RI dan Majelis Tinggi Peradilan Qatar telah terjalin dengan baik yang dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman pada tanggal 28 November 2016, namun hingga saat ini belum ada implementasi yang kongkrit terkait dengan hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama, sehingga dalam kesempatan yang sama pihak Indonesia mengajak agar waktu yang masih ada saat ini bisa segera untuk diwujudkan secara bersama-sama untuk kedua belah pihak.

Ahmad Bin Jasm al Hamr menanggapi hal yang sama bahwa tekad seperti yang disampaikan pihak Badilag MA RI sangat didukung dan akan segera menindak lanjuti demi peningkatan sumber daya manusia dilingkungan peradilan dan. Bahkan Ahmad Bin Jasm al Hamr mengajak agar hubungan antara dua Negara ini harus dikembangkan dalam sektor lain sehingga dalam berbagai event internasional saling mendukung dan menguatkan satu sama lain, karena banyak pihak-pihak yang memberitakan melalui media masa yang mereka miliki, bahwa Islam merupakan hal yang ditakuti dunia,tentu berita ini harus sama-sama kita luruskan bahwa Negara yang mayoritas berpenduduk muslim selalu mencintai perdamaian dan kemajuan akan teknologi.

Diakhir pertemuan ditandai dengan saling menyerahkan cinderamata sebagai tanda mahabah antara pihak Indonesia dengan Qatar yang diserahkan langsung oleh Dirjen Badilag MA RI.( abu j/ Hirfan )

July 30, 2019 Artikel ini telah dilihat : ‘0’ kali
Pengawasan Hatiwasda PTA Medan di PA Kisaran: Perkuat Kualitas Layanan dan Tata Kelola Peradilan
Beranda Pengadilan Agama Kisaran menerima kunjungan Tim Pengawasan dari Hatiwasda ...
Dari Sengketa Menuju Sepakat: Tiga Perkara di PA Kisaran Berhasil Dimediasi
Beranda Upaya mediasi kembali menunjukkan hasil positif di Pengadilan Agama ...
Mediasi Perkara Cerai Gugat di PA Kisaran Berhasil Sebagian, Sepakati Hak Asuh Anak
Beranda Pengadilan Agama (PA) Kisaran kembali melaksanakan proses mediasi untuk ...
Operator SIMAN dan Pengelola BMN Laksanakan Pemutakhiran Data Tanah PA Kisaran
Beranda Dalam rangka meningkatkan akurasi dan kualitas pengelolaan Barang Milik ...
PA Kisaran Ikuti FGD Penyusunan Naskah Urgensi Perubahan Pola Promosi dan Mutasi Kepaniteraan
Beranda Pengadilan Agama (PA) Kisaran mengikuti kegiatan Focus Group Discussion ...