Dr Dalal

Pimpinan delegasi Diklat Indonesia serahkan indera mata kepada Dr. Dalal Aassouli, Assistant Profesor of Islamic Finance di Hamad bin Khalifa University.

[Doha, 10/5/2023]

Perkembangan ekonomi Syariah di dunia Islam khitan bergeliat hari demi hari, tak terkecuali di Qatar. Bahkan, negara Teluk kaya raya ini termasuk dalam 15 besar negara dengan aset syariah tergemuk di dunia. 

Guna melihat langsung geliat ekonomi Syariah di Qatar, delegasi Diklat Indonesia yang dipimpin oleh Dr. Boy Candra Seroza berkunjung ke Hamad bin Khalifa University (HBKU) yang terletak di kawasan Education City, Doha. 

Dalam kesempatan ini, delegasi beruntung karena menerima kuliah singkat yang disampaikan oleh Dr. Dalal Aassouli, Assistant Profesor of Islamic Finance di kampus berkonsep super modern ini.

“Saat ini, ekonomi syariah di Qatar berkonsentrasi pada dua prinsip, yaitu Sustainable Economic dan Green Economic”. Papar Dr. Dalal. 

Doktor lulusan Malaysia ini tak lupa memuji perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia yang banyak melakukan lompatan besar, di antara suku ritel yang telah diterbitkan sejak lama di tanah air, sementara di Qatar masih menjadi kontroversi. Selain itu, Dr. Dalal juga kagum melihat geliat Fintech (Financial Technology) di Indonesia yang sangat berkembang pesat. “Kami ingin belajar dari Indonesia bagaimana mengelola Fintech”. Ujar beliau.

Selain itu, Dr. Dalal menjabarkan tentang perkembangan mutakhir ekonomi syariah, termasuk pemanfaatan teknologi Blockchain untuk penerapan transaksi-transaksi Syrariah, khususnya yang berbasis pada Smart contract.

Lebih jauh, Dr. Dalal juga mengurai peluang kolaborasi ekonomi syariah Indonesia dan Qatar di masa depan. “Indonesia memiliki modal untuk maju, didukung banyak faktor seperti jumlah demografi yang besar, Fintech Ready Generation, dukungan pemerintah, mitigasi Change Climate, serta pengalaman mengatasi pandemi dan kemampuan digitalisasi”. Argumen beliau. 

“Karena itu, beberapa peluang kolaborasi antara Indonesia dan Qatar sangat terbuka, seperti dalam pengembangan Sustainability Sukuk, Retail Sukuk, Islamic Fintech, Islamic Venture Capital serta Islamic Social Finance”. 

Di akhir kuliah, pimpinan delegasi Indonesia mengucapkan terima kasih dan menyerahkan cindera mata kepada Dr. Dalal, seraya berharap suatu saat dapat mengundang langsung beliau untuk datang ke Indonesia untuk memberi kuliah di hadapan hakim-hakim peradilan agama. [**Arm]

Sumber: Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama

May 11, 2023 Artikel ini telah dilihat : 32 kali
Kepaniteraan PA Kisaran Ikuti Bimtek Kepaniteraan Sewilayah PTA Medan Secara Daring
Beranda Jajaran Kepaniteraan Pengadilan Agama (PA) Kisaran mengikuti kegiatan Bimbingan ...
PA Kisaran Sambut Pelaksanaan Klinis Hukum Mahasiswa UMAS
Beranda Pengadilan Agama Kisaran resmi membuka kegiatan Klinis Hukum Fakultas ...
PA Kisaran Hadirkan PAKIS CARE, Berikan Layanan Proaktif bagi Pencari Keadilan
Beranda Pengadilan Agama Kisaran kembali melaksanakan kegiatan PAKIS CARE (Pelayanan ...
PA Kisaran Matangkan Persiapan Sidang Isbat Nikah Terpadu di Batu Bara
Beranda Tim Pelaksanaan Sidang Isbat Nikah Terpadu Pengadilan Agama Kisaran ...
Semarak HUT ke-XXIV, Dharmayukti Karini Cabang Kisaran Pererat Persatuan
Beranda Dharmayukti Karini Cabang Kisaran menggelar peringatan Hari Ulang Tahun ...
May 11, 2023