Berita PTA

image001

Senin 28 Juni 2022 Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama melakukan Sosialisasi Penerapan Kriteria Imkanur Rukyah Baru MABIMS bertempat di BCC Ditjen Badilag. Dirjen Badan Peradilan Agama membuka kegiatan ini dilanjutkan Kepala Subdit Syariah Daud Al Wadud, S.E., M.M. yang mewakili Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama.

Materi sosialisasi di sampaikan oleh Drs. H. Wahyu Widiana, M.A. Mantan Dirjen Badilag periode 2005-2012 yang saat ini aktif di lembaga Lembaga Australia Indonesia Partnership for Justice Program (AIPJ) dan Dr. H. Asadurrahman, M.H., Anggota bidang Kepakaran Badan Hisab Rukyat Kementrian Agama yang saat ini bertugas sebagai Hakim PA Cibinong dihadirkan sebagai narasumber dan sosialisasi ini diikuti oleh 65 satker secara daring.

image003

Drs. H. Wahyu Widiana, M.A. memaparkan untuk kriteria Imkanur rukyat lama saat matahari terbenam, minimum tinggi Hilal 2 derajat, Elongasi 3 derajat, umur Hilal 8 jam dan untuk kriteria Imkanurrukyat baru saat matahari terbenam, minimum Tinggi Hilal 3 derajat dan Elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan kesepakatan MABIMS 2019 namun baru diberlakukan di Indonesia sejak Ramadhan 1443 H/Mei 2022.

Selanjutnya dijabarkan data menjelang zulhijjah 1443 H di Banda Aceh Tangal 29 Zulkaidah 1443H/29 Juni 2022 Tinggi Hilal 3,2 derajat , Elongasi Hilal 4,97 deraja dan masih bawah kriteria MABIMS yang dapat menimbulkan potensi perbedaan.

image005

Dr. H. Asadurrahman, M.H., menjelaskan pembentukan Kriteria Imkanur Rukyah Baru MABIMS dan mengingatkan para hakim saat bertugas membawa surat Edaran yang dikeluarkan Ditjen Badilag nomor 2084/DJA/HM.00/3/2022 tanggal 28 Maret 2022 perihal Isbat Kesaksian Rukyat Hilal Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1443 H sebagai pedoman dalam melaksanakan sidang Isbat 1 Zulhijah 1443 H yang akan dilaksankan tanggal 29 Juni 2022.

Sumber: Badilag MA RI

Jumat, 17 Juni 2022, Bertempat di Badilag Command Center, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H.,M.H. membuka secara resmi sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Bimtek Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama secara daring. Bimtek yang diikuti sekitar 3091(tiga ribu Sembilan puluh satu) peserta di lingkungan PTA/MS di seluruh Indonesia ini mengambil tema“Temuan Problematika Penerapan Hukum Acara dalam Berkas Kasasi dan Peninjauan Kembali” dengan narasumber Yang Mulia Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H (Hakim Agung Kamar Agama, Mahkamah Agung Republik Indonesia).

Dirjen Badilag dalam sambutan dan pembinaannya menyampaikan pentingnya kegiatan Bimtek ini untuk tenaga teknis peradilan agama. Kegiatan ini sudah dirancang jauh hari dan dipersiapkan secara matang oleh Ditjen Badilag, dengan proses yang panjang juga dapat menghadirkan narasumber YM. Dr. H. Purwosusilo, S.H.,M.H. (Hakim Agung Kamar Agama), semua ini semata-mata demi meningkatkan kualitas tenaga teknis Peradilan Agama. Sejumlah Program Ditjen Badan Peradilan Agama dalam meningkatkan kualitas aparatur juga tidak kalah pentingnya diantaranya adalah: pengiriman Hakim ke Luar Negeri, pelaksanaan Bimtek skala nasional maupun per zona, penyelenggaraan Webinar dengan menghadirkan  narasumber maupun tokoh-tokoh yang memiliki keilmuan dibidangnya hingga pemanfaatan berbagai macam tawaran beasiswa yang dapat diakses langsung oleh tenaga teknis peradilan agama. 

Dirjen Badilag juga menekankan aparatur peradilan agama agar selalu bekerja demi kepentingan “umat” dengan bekerja sesuai aturan yang telah dipedomani sehingga membawa manfaat untuk masyarakat dan peradilan agama. Dirjen Badilag juga berpesan kepada seluruh aparatur peradilan agama agar selalu meningkatkan kemampuan diri dengan ilmu yang didapat dari pelaksanaan Bimtek, Webinar maupun kegiatan pengembangan diri lainnya. “ Jika ada ilmu yang dihadirkan maka bersegera dan bersemangatlah menjemputnya” imbuh beliau. Di akhir sambutannya Dirjen Badilag menyampaikan penghargaan dan terimakasih setinggi-tingginya kepada narasumber YM. Dr. H. Purwosusilo, S.H.,M.H. (Hakim Agung Kamar Agama) yang telah berkenan hadir dan memberikan ilmu yang bermanfaat untuk seluruh aparatur peradilan agama dan berpesan agar seluruh peserta Bimtek mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan bersungguh-sungguh untuk meningkatkan kemampuan dan keilmuannya.

Dalam kesempatan presentasi materi yang dibawakan narasumber YM. Dr. H. Purwosusilo, S.H.,M.H. dan di moderatori oleh Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. (Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama) beliau menyampaikan beberapa hal yang menarik terkait tema “Temuan Problematika Penerapan Hukum Acara dalam Berkas Kasasi dan Peninjauan Kembali”, diantaranya yang beliau temukan adalah tentang Eksepsi Kompetensi Relatif Tanpa Jawaban Pokok Perkara, Penerapan Eksepsi Kompetensi Relatif, Kapan Hakim Menjatuhkan Putusan Yang Dinilai Kabur, Akta Autentik Tidak Ada Aslinya,  dan Penerapan Sumpah Decissoir. Kesemua temuan tersebut beliau hadirkan sebagai bahan diskusi yang amat menarik, sesekali dalam pembahasan temuan tersebut beliau meminta para peserta untuk menyampaikan jawaban serta argumennya sehingga para peserta Bimtek menjadi bersemangat untuk mengekspresikan kemampuan berpikir terkait point-point materi diskusi tersebut. (H2O)

Sumber: Badilag MA RI

IMG 0698

Badilag,   15   Juni 2022

Bertepatan tanggal 15 Juni 2022 hari Rabu,pukul 10.00 WIB, bertempat di Badilag Command Center lt 6 yang berlokasi di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI , Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Dirjen Badilag membuka acara kuliah umum penerapan perbankan syariah di Mesir dan Arab Saudi, didampingi para Eselon II, III, Hakim Yustisial Ditjen Badilag.

Acara kuliah umum kali ini sangat istimewa, karena pemateri yang hadir dalam acara kuliah umum adalah Prof. Dr. Mostofa Dasuki Kasb pakar perbankan syariah dari Pusat Kajian Ekonomi Islam Solah Kamil Universitas Al Azhar Cairo, Egypt yang menguasai permaslahan perbankan syariah.

Dalam sambutannya Aco Nur menyampaikan beberapa point diselenggarakannya kuliah umum dengan mengangkat tema penerapan perbankan syariah di Mesir dan Arab Saudi ,pertama   ucapan terimakasih kepada Narasumber yang sudah berkenan hadir menjadi pemateri dalam rangka kuliah umum, sekaligus silaturohim dengan warga Peradilan Agama seIndonesia yang diikuti 412 Peradilan tingkat pertama, 29 Peradilan Tingkat Banding dan diikuti beberapa unsure perguruan tinggi, Majelis Ulama Indonesia.

Kegiatan kuliah umum ini terselenggaraatas prakarsa Ditjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, dengan tujuan untuk :

  1. Meningkatkan kapasitas dan kualitas para hakim peradilan agamadalam mengadili sengketa ekonomi syariah;
  2. Menyamakan persepsi atas penerapan hukum ekonomi syariah;
  3. Meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pemangku kepentingan dalam pelaksanaan ekonomi syariah di Indonesia;
  4. Memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peradilan agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah di Pengadilan Agama ;
  5. Mensosialisasikan ekonomi syariah dan prospek penerapan hukum perbankan syariah di Indonesia.

            Tujuan akhir dari seminar ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan sharing pengalaman penerapan perbankan syariah, memperkuat system ekonomi syariah serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Indonesia berbasis Ekonomi Islam.

Melalui seminar ini, kita akan mendapat pencerahan dari Narasumber, tentang penerapan perbankan syariah di Mesir dan Arab Saudi, termasuk aspek penyelesaian sengketanya, sebagai perbandingan bagi hakim Peradilan Agama dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syari’ah di Indonesia, sejalan dengan pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia yang semakin maju dan kompleks.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Mahkamah Agung YM Ketua Kamar Agama Prof.Dr. Drs. H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M, Hakim Agung Kamar AgamaMahkamah Agung RI eselon II Ditjen Badilag Mahkamah Agung, serta Hakim Yustisial Kamar Agama dan Hakim peradilan agama baik tingkat pertama maupun tingkat banding,paraakademisi, perwakilan organisasi, para pemerhati dan pelaku bisnis syariah.

IMG 0675

Meskipun selama beberapa waktu kita semuadilanda pandemic covid-19, namun Ditjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI tetap melaksanakan program dan inovasiberbasis teknologiuntuk meningkatkan mutu dan kualitas kinerja serta mempertahankan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan dengan baik dan tetap memperhatikan hukum acara peradilan serta tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik.

Mengingat hal tersebut,maka kegiatan seminar ini dilaksanakan secara virtual, agar lebih efektif dan efisien, mengingat jauhnya warga peradilan agama yang berada di berbagai wilayah penjuru Indonesia.

Diakhir sambutannya tidak lupa Aco Nur selalu mendoakan bagi seluruh warga peradilan agama khususnya peserta kuliah umum bertaraf International ini semua selalu dalam keadaan sehat wal’afiat serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang membantu melaksanakan program Ditjen badilag. ( ab)

Sumber: Badilag MA RI

Kamis, 9 Juni 2022 Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis menyelenggarakan Bimtek Kompetensi Tenaga Teknis di lingkungan Peradilan Agama zona 1 secara daring, kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga teknis peradilan agama di wilayah MS. Aceh, PTA Padang, PTA Pekanbaru, dan PTA Bengkulu. Kegiatan yang diikuti lebih dari 420 peserta ini mengangkat  Tema yang menarik yaitu “Teknik Mengkonstatir, Mengkualifisir dan Mengkonstituir Perkara yang Tepat dan Benar”, dengan menghadirkan Drs. H. Mohammad Yamin Awie, S.H.,M.H. (Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang) sebagai narasumber.

Kegiatan Bimtek Kompetensi Tenaga Teknis dibuka oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag.,M.Ag. dan di moderatori oleh Dr. Sultan, S.Ag.,S.H.,M.H. (Kasubdit Mutasi Hakim). Dalam kesempatan tersebut  Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama juga sekaligus melakukan pembinaan terhadap Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama yang mengikuti kegiatan tersebut. Direktur Pembinaan Tenaga Teknis juga menyampaikan beberapa point penting dalam pembinaan diantaranya  Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama selalu  berkomitmen  berusaha meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga teknis Peradilan Agama, salah satunya melalui kegiatan bimbingan teknis online secara berkesinambungan. Berikutnya terkait Tema yang akan dibawakan oleh narasumber yakni tentang Teknik mengkonstatir, mengkualifisir dan mengkonstituir perkara secara tepat dan benar merupakan hal yang sangat penting dan urgen untuk dibahas karena terkait dengan Tupoksi utama Hakim. Selanjutnya Direktur Pembinaan Tenaga Teknis juga mengharapkan dengan adanya kegiatan Bimbingan Teknis yang berkesinambungan akan lahir putusan-putusan yang berkualitas, kecepatan waktu dalam melayani masyarakat dan ketepatan serta keakuratan dalam memutus perkara. Di akhir  sambutan dan pembinaannya Direktur Pembinaan Tenaga Teknis menyampaikan ucapan terimakasih kepada narasumber atas kesediaan waktunya untuk menyempatkan diri membagikan ilmu yang bermanfaat kepada tenaga teknis peradilan agama, juga kepada seluruh tenaga teknis yang mengikuti kegiatan tersebut dan berharap kegiatan ini berjalan lancar dan diberkahi oleh Allah SWT.

Pada sesi presentasi yang dibawakan narasumber Drs. H. Mohammad Yamin Awie, S.H.,M.H. beliau menyampaikan materi Bimtek Kompetensi Tenaga Teknis dengan sangat gamblang, menarik dan dalam suasana yang cair. 

Acara tersebut juga dapat disaksikan melalui:

Badilag Media atau pada tautan link 

kegiatan ini juga di isi dengan tanya jawab dari beberapa peserta sehingga acara Bimtek Kompetensi Tenaga Teknis berjalan dengan menarik dan interaktif.(H2O).

Sumber: Badilag MA RI

IMG 05444

Kamis, 9 Juni 2022, Dekan Fakultas Psikologi UI, Dr. Bagus Takwin, M.Hum., mengunjungi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dalam rangka pembicaraan rencana kerjasama antara Ditjen Badilag dan Fakultas Psikologi UI dalam rangka pembentukan layanan konseling di pengadilan agama. Dekan Fakultas Psikologi UI didampingi Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura dan Administrasi Umum, Dra. Herta Napitupulu, M.M., dan Sekretaris Fakultas Psikologi UI, Dr. Dyah Triarini Indirasari, M.A., Psikolog.

Kunjungan Dekan Fakultas Psikologi UI disambut langsung oleh Dirjen Badilag, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. yang di dampingi Dr. Chandra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. , Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama. Dalam pertemuan tersebut Dirjen Badilag juga mengundang Supatmi, S.H., M.M., Kepala Biro Kepegawaian MA dan Supandi, S.H., M.M., Kepala Biro Umum MA.

“Selama ini, para hakim dan aparatur peradilan menyadari bahwa dalam kasus-kasus perdata, betapa suatu perkara di pengadilan itu sangat berdampak secara psikis kepada para pihak yang berperkara. Khususnya di peradilan agama, perkara-perkara yang melibatkan anak di bawah umur sangat besar jumlahnya, dan perlu penangan secara serius agar kesehatan mnetal mereka tidak ternganggu.” Demikian Dirjen Badilag membuka diskusi.

Selain pembentukan lembaga konseling, pertemuan juga membicarakan tentang pengembangan SDM di lingkungan peradilan agama dalam peningkatan proses assesment hakim dan pegawai. Hasil dari assessment ini bisa dimanfaatkan untuk banyak hal yakni mendapatkan kriteria orang yang sesuai untuk mengisi jabatan tertentu sehingga tidak perlu lagi menempatkan seorang pemimpin di jabatan yang keliru, mengidentifikasi kader-kader pemimpin potensial di masa depan untuk dipersiapkan secara dini agar lebih terasah kemampuannya, menyusun strategi pengembangan pegawai yang lebih terencana.

Dari hasil assessment yang baik, Badilag akan mengetahui pola penempatan kerja, pertimbangan promosi, serta melakukan pembinaan dan mengetahui apa kompetensi setiap pegawai sehingga bisa diarahkan ke jalur yang sesuai. 

IMG 0570

Topik-topik lain dalam diskusi juga berkembang terkait dengan konteks kerjasaman ini yaitu tentang Assessment Center dan Fit Proper Test bagi Pimpinan Pengadilan pada Badan Peradilan Agama MA RI, layanan Konseling bagi Hakim pada Badan Peradilan Agama MA RI, assessment dan pendampingan Psikologi untuk anak dalam perkara penentuan hak asuh dan perceraian di peradilan agama, pengembangan Kompetensi SDM bagi Hakim dan Aparatur Peradilan di Lingkungan Badan Peradilan Agama melalui penelitian bersama, narasumber Bimtek/ Pelatihan, dan Pendidikan Lanjutan S2 dan S3, dukungan pengembangan alat ukur, metode, tools, dan kompetensi Assessor pada Assessment Center MA RI dan kerjasama pemagangan bagi Mahasiswa Fakultas Psikologi UI pada lingkungan peradilan agama. (ahb)

Sumber: Badilag MA RI

IMG 0338

Badilag, 17 Mei 2022

Bertepatan tanggal 17 Mei 2022, hari Selasa pukul 11.00 WIB Dirjen Badilag, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H didampingi Dr. H. Chandra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Dr. Dra. Hj. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H. Direktur Pembinaan Tenaga Administrasi Badan Peradilan Agama menyambut kunjungan delegasi LIPIA yang terdiri Direktur Lipia Dr. Bandar Al alam , Wakil Direktur Lipia Dr. Mohammed Al Odaobi, Legal Lipia Dr. Fahad Alshammari bertempat di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI lt 6 Jl.Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kunjungan delegasi Lipia merupakan kunjungan balasan sekaligus untuk syawalan dengan pihak Badilag, yang mana hubungan antara Badilag dengan Lipia sudah terjalin cukup lama dan hingga saat ini hubungan tersebut tetap terjaga dengan dibuktikan kedua belah pihak sering berkomunikasi dan tukar informasi Riyadh Arab Saudi.terkait isu-isu penting tentang perkembangan pendidikan islam dan peningkatan kwalitas sumber daya manusia yang ada di peradilan agama serta peran Lipia di Jakarta yang merupakan cabang Universitas Ibnu Suud Riyadh Arab Saudi.

Kerjasama saat ini masih terus berjalan adalah pendidikan dan pelatihan para Hakim peradilan Agama pada Sekolah Tinggi Peradilan Riyadh, yang mana Lipia merupakan fasilisator berjalannya kerjasama yang telah disepakati sejak beberapa tahun silam. Delegasi Lipia menyampaikan apresiasinya atas segala capaian prestasi kerja dan segala anugerah yang didapat baik dari unsur pemerintah maupun pihak luar pemerintah.

Dr. Bandar Al alam selaku Direktur Lipia menyampaikan bahwa dengan diperolehnya penghargaan dari berbagai lembaga pemerintahan maupun pihak luar terhadap Badilag, hal ini merupakan keberhasilan seorang pemimpin yang menggerakan suatu organisasi dan harus diikuti jajaran dibawahnya, dan Dr. Bandar Al alam meyakini bahwa perolehan berbagai penghargaan tersebut sudah barang tentu melalui proses panjang dan memerlukan pengorbanan serta kerja super ektra.

IMG 0349

Disela sela perbincangan sembari minum teh panas dan terkadang diselingi canda, Aco Nur menyampaikan bahwa saat ini banyak perubahan sistem dalam segala lini kehidupan di Arab Saudi saat ini, seperti diperbolehkannya kaum hawa mengendari kendaraan dan beraktifitas dengan leluasa, ini menunjukan perubahan yang luar biasa, dan Dr. Bandar membenarkan hal tersebut. Aco Nur menyampaikan pandangan untuk kedepan bahwa kerja sama yang selama ini telah berjalan lancar perlu kiranya ditingkatkan ke berbagai agenda yang bertujuan peningkatan sumber daya manusia antar kedua belah pihak, dan alangkah bagusnya jika diklat dan pelatihan di Riyadh juga para hakim perempuan bisa diikutkan, mengingat jumlah hakim wanita kurang lebih mencapai 30 %, tegas Aco Nur.

Aco Nur diakhir perbincangan dengan delegasi Lipia menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan kali ini, dan berharap agar hubungan antara Badilag dan Lipia terus terjaga dan selalu komitmen meningkatkan dalam berbagai kegiatan dan kedepan diharapkan pihak Univeritas Al Imam Ibnu Suud Riyadh bisa berkesempatan memberikan kuliah umum secara daring. (AJ)

Sumber: Badilag MA RI

Dirjen Badilag, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. dan Rektor UIII, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, M.A.

Jakarta, Rabu, 20 April 222, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI (Badilag) menjalin kerjasama dengan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) terkait pengembangan sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama. Kerjasama ini tercantum dalam Memorandum of Understanding yang ditanda tangani oleh Dirjen Badilag, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. dan Rektor UIII Prof. Komaruddin Hidayat, M.A..

Dirjen Badilag didampingi oleh Sekretaris Badilag Drs. Arif Hidayat, M.M., Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Badilag, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. dan seluruh pejabat esolon III dan hakim yustisial Ditjen Badilag. Sedangkan Rektor UIII didampingi oleh Dekan Fakultas Studi Islam, Prof. Noorhaidi Hasan, Ph.D, Sekretaris Universitas, Dr. Chaider S. Bamualim, Sekretaris Fakultas Studi Islam, Dr. Yanwar Pribadi, Ketua Program Magister Studi Islam, Syamsul Rijal, Ph.D  dan jajarannya. 

Acara penandatanganan MoU ini diselenggarakan di ruang Badilag Command Center, Geduang Sekretariat Mahkamah Agung secara langsung dengan dihadiri 412 pengadilan tingkat pertama dan 29 pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama secara daring.

Dalam sambutannya, Dirjen Badilag menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kerjasama ini. Ia menyampaikan bahwa kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kedua belah pihak dalam rangka membangun peradaban Islam yang berkeadilan.    “Peradilan agama mempunyai tugas untuk memberikan putusan hukum yang berkeadilan, agar kepastian hukum dan kemanfaatan bisa dirasakan masyarakat.  Dalam konteks ini, kerjasama antara Ditjen Badilag MARI  dengan UIII menjadi sangat penting dalam membangun institusi Peradilan Agama yang mempunyai kapasitas institusi yang kuat dan modern dan sumber daya manusia yang profesional dan  berkualitas.” Demikian ucapnya. 

A group of people in a room

Description automatically generated with low confidence

Dalam sambutannya Rektor UIII menyambut baik dan sangat antusias dengan kerjasama ini. Ia menyampaikan bahwa Badilag dan UIII mempunyai kesamaan pandangan dan tujuan dalam melihat persoalan bangsa ini, yaitu menampilkan corak Islam yang rahmatan lilalamin. ”Ada kesamaan spirit dan misi Badilag dan UIII, pertama, kita berkomitmen untuk melakukan kajian yang mendalam dalam bidang-bidang salah satunya adalah keadilan, karena salah satu tantangan besar bangsa ini adalah tentang penegakan keadilan… kedua, kita ingin memperkenalkan wisdom/ best practice islam di Indonesia ke dunia luar” pungkasnya.

Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini mencakup:

a) kerja sama di bidang pendidikan;

b) kerja sama di bidang penelitian;

c) kerja sama di bidang pengabdian kepada masyarakat; d) kerja sama di bidang peradilan agama;

e) kegiatan lain yang disepakati oleh kedua belah pihak. Acara penandatangan MoU ini kemudian diakhiri dengan pemaparan Kuliah Umum oleh Rektor UIII dengan tema Membangun Peradaban Hukum yang Berkeadilan. (ahb)

Simak videoanya dalam tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=1YDsHuKiZiQ&t=2566s

Sumber: Badilag MA RI

Website Description automatically generated

Mahkamah Agung telah menetapkan langkah-langkah Strategis Manajemen SDM 2020-2024 di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di bawahnya sesuai dengan cetak biru pembaruan peradilan 2010- 2035, bahwa pengelolaan sumber daya manusia harus berbasis kompetensi. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan reformasi birokrasi yang mengharuskan pengelola sumber daya manusia melakukan perubahan peran dari pengelola administratif menjadi pengelolaan kepegawaian yang bersifat strategis.

Ditjen Badilag bekerjasama dengan AMINEF (American-Indonesian Exchange Foundation) menyelenggarakan Webinar Beasiswa AMINEF/Fulbright Untuk Warga Peradilan Agama. Webinar ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MARI, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. dengan menghadirkan Associate Communiacations Officer AMINEF, Miftahul Mardhiyah sebagai narasumber dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. sebagai moderator.

webinar aminef

Dalam sambutannya, Dirjen Badilag menyampaikan perhatiannya terkait pengembangan Sumber Daya Manusia di lingkungan peradilan agama. “Untuk membangun visi badan peradilan agama yang modern dan terpercaya dibutuhkan sumber daya manusia yang professional dan berkualitas, oleh karenanya saya mendorong para hakim dan seluruh aparatur peradilan agama untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitasnya dengan mengikuti program beasiswa ini”

Dirjen Badilag kemudian melanjutkan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama merupakan salah satu unit eselon I dari 7 unit eselon I pada Mahkamah Agung RI yang membawahi 441 unit satuan kerja pengadilan agama di seluruh Indonesia Dengan jumlah SDM sebanyak 9.377 orang. yang terdiri dari 2.980 orang Hakim, 4.050 orang kepaniteraan/kejurusitaan, 2.118 orang SDM kesekretariatan.

Dalam paparannya Miftahul Mardhiyah menyampaikan beberapa program beasiswa yang relevan bagi warga peradilan agama yaitu Beasiswa Fulbright untuk jenjang S2 dan S2 dan Visiting Scholar, Hubert H. Humphrey Fellowship Program for Mid-Career Professionals dan Fulbright US–ASEAN Visiting Scholar Initiative Program.

Adapun persyaratan umum utuk bisa mendaftar program ini adalah:

  1. Warga negara Indonesia dan bukan penduduk tetap atau warga negara AS, atau sedang tinggal di AS

  2. Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat

  3. Memiliki persiapan, dan komitmen yang ditunjukkan untuk bidang studi pilihan.

  4. Mahir berbahasa Inggris

  5. Memiliki catatan akademik yang luar biasa

  6. Menunjukkan bahwa mereka secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS

  7. Menunjukkan komitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright

Dalam memandu acara ini Dr. Candra Boy Seroza menyampaikan bahwa sebagai negara hukum, Pengadilan Agama merupakan institusi penting dalam bangunan sistem kenegaraan kita. Sehingga perubahan di Peradilan Agama akan berdampak luas terhadap masyarakat. Upaya Ditjen Badilag dalam membentuk generasi aparatur peradilan agama saat ini akan menentukan wajah pengadilan kedepan, jika negara memberikan kesempatan dan peluang bagi mereka untuk mengembangkan diri melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di universitas-universitas terbaik di dunia, investasi pendidikan untuk para warga peradilan akan terbayar lunas kembali pada negara.

Webinar ini dihadiri pegawai Ditjen Badilag, 29 pengadilan tingkat banding dan 412 pengadilan tingkat pertama di lingkungan peradilan agama. 

Webinar ini bertujuan untuk memberikan informasi dan dorongan bagi warga peradilan yang ingin melanjutkan studi S2, S3 maupun Kursus Singkat atau program lainnya di universitas-universitas terbaik di Amerika dan mencari skema kemungkinan kerjasama berkelanjutan Ditjen Badilag MARI dan AMINEF dalam program beasiswa pendidikan tinggi warga peradilan agama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional. (ahb)

Info lebih lanjut tentang persyaratan beasiswa dari AMINEF silahkan simak dalam tautan berikut: AMINEF – American Indonesian Exchange Foundation

Sumber: Badilag MA RI

IMG 9582

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. melantik 12 pejabat eselon IV di lingkungan Ditjen Badilag. Senin 11 April 2022. Bertempat di lantai 12 gedung Sekretariat MA, prosessi pelantikan dilaksanakan dengan mentaati protokol pencegahan Covid-19.

IMG 9599

Berdasarkan Surat Dirjen Badilag Nomor 1179/DJA/KP.04.6/SK/4/2022 tentang Promosi dan Mutasi Pejabat Struktural di Lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, beberapa staf dipromosikan menduduki jabatan eselon IV sementara yang lainnya mengalami rotasi. ke 12 pejabat tersebut adalah sebagai berikut:

NO.

NAMA

JABATAN_LAMA

JABATAN_BARU

 1 Nurhayati, S.E. M.M.                               Analis Organisasi dan Tata Laksana, Sub. Bagian Ketatalaksanaan Bagian Organisasi dan Tatalaksana Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Kepala Seksi Evaluasi dan Pengendalian Sub Direktorat Syariah Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Agama
Fitri Suryaningsih, S.Pd.                 Kepala Seksi Dokumentasi Wilayah Hukum Sub Direktorat Statistik dan Dokumentasi Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Kepala Seksi Pengkajian Syariah dan Hisab Rukyat Sub Direktorat Syariah Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Agama
Endah Purnamasari, S.Kom. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Kepala Seksi Dokumentasi Wilayah Hukum Sub Direktorat Statistik dan Dokumentasi Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama
Anna Tresnasari, S.H., M.H.                     Penyusun norma, Standar, Prosedur dan Kriteria, Seksi Evaluasi dan Pengendalian Subdit Syari’ah Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Agama Kepala Sub Bagian Tata Usaha Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama
Dwiana Sri Handayani, S.H. Kepala Seksi Evaluasi Dan Rasionalisasi Sub Direktorat Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan Agama Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Kepala Seksi Kodifikasi Dan Yurisprudensi Perkara Syariah Sub Direktorat Syariah Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Agama
Herman Hermanto, S.Pd., M.H.             Kepala Seksi Mutasi II Sub Direktorat Mutasi Panitera Dan Jurusita Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Kepala Seksi Evaluasi Dan Rasionalisasi Sub Direktorat Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan Agama Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama
Fajar Setiawan, S.Sos. MBA.                 Kepala Sub Bagian Perlengkapan Bagian Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Kepala Seksi Mutasi II Sub Direktorat Mutasi Panitera dan Jurusita Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama
Oktario Prastia Wildan, S.Kom. Pelaksana Penatalaksana Barang, Sub. Bagian Perlengkapan Bagian Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Kepala Sub Bagian Perlengkapan Bagian Umum Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama
Wahyu Setiyawan, S.H.                 Kepala Seksi Mutasi II Sub Direktorat Mutasi Hakim Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Kepala Seksi Mutasi I Sub Direktorat Mutasi Hakim Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama
10  M. Tasdik, S.Pd., M.H.                 Kepala Seksi Tata Naskah Sub Direktorat Mutasi Panitera dan Jurusita Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Kepala Seksi Mutasi II Sub Direktorat Mutasi Hakim Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama
11  Muthmainah, S.E., M.M.               Kepala Sub Bagian Ketatalaksanaan Bagian Organisasi dan Tatalaksana Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Kepala Seksi Tata Naskah Sub Direktorat Mutasi Panitera dan Juru sita Direktorat Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama
12  Aulia Septiani, S.SI.                       Bendahara, Sub. Bagian Anggaran Dan Perbendaharaan Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Kepala Sub Bagian Ketatalaksanaan Bagian Organisasi dan Tatalaksana Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama

Dalam arahannya setelah pelantikan, Dirjen Badilag menyampaikan bahwa promosi dan mutasi dalam sebuah organisasi merupakan hal yang lumrah, diharapkan kerjasama dan kesungguhan para pejabat yang baru dilantik untuk melaksanakan tugas yang sudah diamanatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan Ditjen Badilag dan peradilan agama. (IK)

Sumber: Badilag MA RI

IMG 94551111

Serang|badilag.mahkamahagung.go.id

Direktur Pembinaan Administrasi Ditjen Badan Peradilan Agama, Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, SH.,MH. turut menghadiri acara Rukyatul Hilal dalam rangka Penetapan 1 Ramadhan di Serang Banten tepatnya di pantai Hotel Puri Retno, Cinangka pada tanggal 1 April 2022.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Banten ini turut dihadiri oleh Ketua PA Serang beserta Majelis Hakim Itsbat Rukyatul Hilal PA Serang, Ketua dan Wakil Ketua PA Cilegon serta tim dari BMKG Tangerang.

Acara dimulai dengan pengamatan hilal dari tim BMKG Tangerang dan setelah melakukan pengamatan, melalui H. Suwardi sebagai Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang dalam laporannya menyampaikan bahwa bahwa konjungsi terjadi pada pukul 13.34 WIB dengan umur bulan sekitar 5 jam. Bulan terbenam pada pukul 18:12:58 WIB sedangkan matahari terbenam pukul 18:01:50 WIB. Azimuth bulan berada di posisi 272° 51′ 9″ sedangkan Azimuth Matahari berada di posisi 274° 33′ 47 dengan tinggi bulan berada di posisi 2° 8′ 1 di sebelah Selatan atas matahari.Dilaporkan juga bahwa kondisi cuaca pada saat rukyatul hilal terpantau cerah berawan dengan kelembaban 70 persen, suhu 31° celcius dan tekanan 1007.9 mb.

Diakhir laporan, suwardi mengatakan “Hilal tidak teramati karena ufuk barat tertutup awan tebal, untuk posisi bulan sudah 2 derajat untuk Indonesia bagian Barat, tapi kalau di bagian Timur, masih 1 drajat.

IMG 9496111

Dari hasil laporan ini,Kepala Kanwil Kemenag Banten, Dr. Nanang Fatchurochman mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaporkan hasil rukyatul hilal tersebut ke pemerintah pusat.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Administrasi Ditjen Badilag Dr. Dra. Nur Djannah Syaf, SH.,MH dalam sambutannya mengharapkan agar Kemenag dan Pengadilan Agama selalu bersinergi dalam melaksanakan Rukyatul Hilal karena secara hukum berdasarkan pada Pasal 52A UU No.3 tahun 2006,tercantum dengan jelas bahwa pengadilan agama bertugas dan berwenang memberikan itsbat kesaksian rukyat hilal dalam penentuan awal bulan tahun hijriyah dan selama ini pengadilan agama telah diminta oleh Menteri Agama untuk memberikan penetapan (itsbat) terhadap kesaksian orang yang telah melihat atau menyaksikan hilal pada setiap memasuki bulan Ramadhan dan awal Syawal tahun Hijriyah dalam rangka Menteri Agama mengeluarkan penetapan secara nasional untuk 1 Ramadhan dan 1 Syawal.

IMG 9531

Diakhir sambutan, Nur Djannah Syaf berpesan bahwa dengan adanya kemungkinan perbedaan awal puasa tahun ini dikarenakan perbedaan metode yang digunakan untuk penentual awal bulan ramadhan, agar tidak dijadikan sebagai polemik akan tetapi sebagai rahmat dan semoga selama bulan Ramadhan umat Islam tetap dapat melaksanakan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya.

Sumber: Badilag MA RI